Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa, Pesawat Garuda Indonesia dialihkan ke Bandara Kertajati akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

Istimewa, Pesawat Garuda Indonesia dialihkan ke Bandara Kertajati akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan pulang dari Tanah Suci mendadak berubah bagi ratusan penumpang.

Dua pesawat Garuda Indonesia yang membawa penumpang dari Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, tidak diarahkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat tersebut dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan itu diambil setelah erupsi Gunung Anak Krakatau memicu sebaran abu vulkanik yang mengganggu aktivitas penerbangan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengalihan dilakukan sebagai langkah antisipasi. Menurut dia, Kertajati masih dapat menerima penerbangan karena belum terdampak abu vulkanik.

“Dua flight Garuda dari Jeddah dan Madinah kami alihkan pendaratannya ke Bandara Kertajati,” kata Dudy dalam konferensi pers virtual, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Hormati Aksi Demo di DPR, Bentuk Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh

Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas

Bagi penumpang, perubahan lokasi pendaratan tentu bukan perkara kecil. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi, mereka harus menyesuaikan kembali rencana perjalanan setibanya di Indonesia.

Namun, keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Partikelnya dapat membahayakan penerbangan karena berpotensi mengganggu mesin pesawat dan sistem navigasi.

Karena itu, pemerintah memilih langkah aman daripada memaksakan pesawat mendarat di wilayah yang berisiko terdampak abu.

Dudy juga mengingatkan maskapai agar tidak lengah. Sebab, arah penyebaran abu dapat berubah mengikuti kondisi angin dan cuaca.

“Cuaca sangat dinamis. Kami meminta airlines mengantisipasi apabila penyebaran debu vulkanik mengarah ke Kertajati,” ujarnya.

Kertajati, Semarang, dan Surabaya Disiapkan

Kementerian Perhubungan tidak hanya mengandalkan Kertajati. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara lain sebagai tempat pendaratan alternatif.

Baca Juga :  Cemburu Berujung Maut, Penjual Cilok di Malang Bacok Istri hingga Luka Parah

Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Juanda Surabaya termasuk dalam opsi tersebut.

Langkah ini menjadi penting karena gangguan akibat abu vulkanik dapat menyebar cepat. Jalur penerbangan pun harus terus menyesuaikan kondisi terbaru.

Abu Anak Krakatau Terus Bergerak

BMKG masih memantau pergerakan abu vulkanik Anak Krakatau selama 24 jam. Analisis satelit menunjukkan abu telah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Kondisi tersebut juga berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Bagi masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan hari ini, pemerintah mengimbau agar tidak hanya berpatokan pada jadwal awal.

Cek informasi maskapai sebelum berangkat dan siapkan kemungkinan perubahan jadwal maupun lokasi pendaratan. Sebab, ketika alam berubah, rencana perjalanan pun bisa ikut berubah.

Yang paling penting, pesawat boleh terlambat, rencana boleh bergeser, tetapi keselamatan penumpang tidak boleh dipertaruhkan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas
Anak Krakatau Erupsi, 28 Kapal Bakauheni-Merak Tetap Beroperasi
Pengakuan Pelaku Buka Tabir Kematian Mozza di Semarang
Sadis! Pegawai SPBU Bogor Dibacok Usai Pergoki Pelaku Ganjal ATM

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Minggu, 6 September 2026 - 08:08 WIB

Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP

Berita Terbaru

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Posnews/NET)

DAERAH

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:39 WIB

NVIDIA resmi meluncurkan DLSS 5 dengan NBA 2K27 sebagai game pertama, membawa teknologi neural rendering ke RTX 50 Series. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama

Minggu, 6 Sep 2026 - 16:36 WIB