Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Shinjuku di Tokyo akan melarang lebih dari 50 persen sewa liburan jangka pendek termasuk Airbnb, menyusul lonjakan keluhan warga soal sampah dan kebisingan. Dok: Istimewa.

Shinjuku di Tokyo akan melarang lebih dari 50 persen sewa liburan jangka pendek termasuk Airbnb, menyusul lonjakan keluhan warga soal sampah dan kebisingan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Distrik wisata populer Shinjuku di Tokyo akan memberlakukan larangan terhadap lebih dari separuh sewa liburan jangka pendeknya. Larangan ini turut menyasar properti yang terdaftar di platform Airbnb, menyusul lonjakan keluhan warga soal perilaku wisatawan.

Shinjuku dikenal sebagai kawasan komersial dan hiburan yang ramai. Distrik ini menampung hampir 10 persen dari total 42.000 unit sewa jangka pendek di seluruh Jepang.

Namun, Shinjuku juga memiliki populasi penduduk permukiman yang besar. Warga setempat semakin geram terhadap wisatawan yang tidak membuang sampah dengan benar, merokok di tempat terlarang, serta menimbulkan kebisingan berlebihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Revisi Aturan Menyasar Kawasan Permukiman

Seorang pejabat Shinjuku yang mengawasi sewa liburan menyampaikan kepada AFP bahwa distrik tersebut berencana merevisi peraturan yang berlaku saat ini. Revisi ini bertujuan melarang penginapan pribadi di zona permukiman dan area dekat sekolah.

Baca Juga :  Jepang Rem Overtourism: Aturan Ekowisata Diperketat untuk Pertama Kali Sejak 2008

“Seiring bertambahnya jumlah bisnis penginapan pribadi, keluhan dan masalah terkait hal itu juga meningkat,” kata pejabat tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan sesuai kebiasaan setempat.

Lebih dari 50 persen sewa liburan jangka pendek di Shinjuku akan terdampak aturan baru ini. Wali Kota Shinjuku dijadwalkan mengumumkan rencana tersebut secara resmi pada Selasa. Kebijakan ini nantinya berlaku pula bagi properti-properti yang sudah ada saat ini.

Bagian dari Tren Global Penertiban Sewa Liburan

Langkah Shinjuku ini sejalan dengan upaya sejumlah kota dunia menertibkan penginapan pribadi di platform seperti Airbnb. New York dan Barcelona termasuk kota yang telah menerapkan kebijakan serupa.

Seperti di tempat lain, isu overtourism kini menjadi persoalan besar di Jepang. Warga Kyoto dan destinasi wisata populer lainnya mengeluhkan kerumunan wisatawan yang sibuk berswafoto, kemacetan lalu lintas, hingga melonjaknya harga tanah.

Baca Juga :  Korea Selatan Perberat Hukuman Yoon Suk-yeol Menjadi 7 Tahun

Keluhan Melonjak 40 Persen dalam Setahun

Di Shinjuku sendiri, jumlah keluhan terkait sewa liburan meningkat sekitar 40 persen pada tahun fiskal hingga Maret. “Banyak keluhan menyangkut pelanggaran aturan pembuangan sampah, sementara sebagian lain terkait merokok dan pelanggaran wilayah,” ujar pejabat itu.

Larangan Shinjuku ini muncul setelah Badan Pariwisata Jepang pada Juli lalu memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengatur penginapan jangka pendek. Wewenang ini berlaku jika lingkungan hidup dan pendidikan yang tenang terancam, atau jika keberadaan populasi tetap dan komunitas lokal terganggu.

Kyoto, ibu kota kuno Jepang, turut mempertimbangkan larangan serupa. Namun, kebijakan Kyoto hanya menyasar sewa jangka pendek baru di kawasan permukiman dan industri. Sejumlah tuan rumah Airbnb yang dihubungi AFP memilih tidak memberikan komentar.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

Iran mengancam balas serangan AS terhadap asetnya, sementara serangan Israel di Lebanon dan blokade Selat Hormuz memperdalam ketegangan Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 Sep 2026 - 08:03 WIB

Ekstremisme kekerasan nihilistik yang didorong anak muda online kini mengancam keamanan Eropa, dengan AI memperkuat penyebaran propaganda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 Sep 2026 - 07:00 WIB

Shinjuku di Tokyo akan melarang lebih dari 50 persen sewa liburan jangka pendek termasuk Airbnb, menyusul lonjakan keluhan warga soal sampah dan kebisingan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:00 WIB