USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Minggu, 6 September 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

USS Abraham Lincoln meninggalkan Thailand usai kunjungan pelabuhan pertama, di tengah laporan kondisi buruk. Dok: Istimewa.

USS Abraham Lincoln meninggalkan Thailand usai kunjungan pelabuhan pertama, di tengah laporan kondisi buruk. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, PATTAYA — Ribuan pelaut AS di atas kapal induk meninggalkan Thailand pada Minggu, menurut jurnalis AFP. Kunjungan pelabuhan pertama ini berakhir setelah laporan memburuknya kondisi hidup di kapal usai sembilan bulan bertugas di laut.

Kunjungan Istirahat di Pattaya

Awak berjumlah 5.000 orang dari USS Abraham Lincoln berlabuh di utara kota resor Pattaya, dekat Bangkok, pada Rabu. Mereka menghabiskan lima hari untuk istirahat dan rekreasi setelah penugasan panjang di Timur Tengah.

Kedatangan mereka memicu harapan bagi bisnis di Pattaya, kota yang dikenal dengan pantai dan kehidupan malamnya. Kunjungan ini berlangsung di tengah musim sepi pariwisata Thailand.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

USS Abraham Lincoln meninggalkan Pelabuhan Laem Chabang, sekitar setengah jam berkendara dari Pattaya, pada pukul 11.00. Otoritas setempat memperketat keamanan selama kunjungan, termasuk menindak pekerja seks menjelang kedatangan para pelaut.

Baca Juga :  Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Insiden Minor Selama Kunjungan

Polisi setempat melaporkan pada Minggu bahwa kunjungan pelabuhan ini berakhir tanpa insiden berarti. Kepala Polisi Pattaya, Anek Srathongyoo, menegaskan tidak ada penangkapan atau pertengkaran, kecuali insiden hari pertama antarpelaut Amerika sendiri.

Angkatan Laut AS mengirim dua pelaut kembali ke kapal setelah pertengkaran akibat mabuk pada dini hari Kamis dekat Walking Street, kawasan hiburan malam Pattaya. Kepala polisi tersebut menyebut insiden kecil itu sepele, dengan warga setempat hanya menghubungi polisi untuk mencegah eskalasi.

Laporan Kondisi Buruk di Kapal

Bulan lalu, anggota parlemen Demokrat AS mendesak investigasi atas kondisi di USS Abraham Lincoln. Desakan ini muncul setelah laporan kekurangan makanan, saluran pipa rusak, dan krisis kesehatan mental di kapal tersebut.

Baca Juga :  Rencana Gaza Trump Tetap Berlaku, Diskusi dengan Israel

Presiden Donald Trump sebelumnya menepis kekhawatiran ini, meski kritik terhadap perangnya dengan Iran terus berlanjut. USS George Washington kemudian menggantikan Lincoln di Timur Tengah setelah laporan tersebut mencuat.

Laporan media menyebut para pelaut sempat kehabisan perlengkapan mandi dasar, termasuk pasta gigi, deodoran, dan sabun selama penugasan.

Dampak Ekonomi bagi Pattaya

Wali Kota Pattaya, Poramase Ngampiches, memperkirakan para pelaut menghabiskan hingga 100 juta baht, setara $3 juta, selama kunjungan mereka. Kota tersebut juga mendapat keuntungan dari penjualan perlengkapan lain seperti pasta gigi ke kapal senilai jutaan baht.

Banyak pelaut dan Marinir menghabiskan waktu di pesisir Thailand untuk berbelanja dan mengunjungi tempat wisata. Poramase menyebut hal ini menunjukkan mereka merindukan keluarga dan ingin membeli oleh-oleh untuk orang terkasih.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi
Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga
Andy Burnham dan Macron Gelar Pertemuan Resmi Pertama
Kesepakatan Minyak Venezuela-AS Picu Perdebatan
AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Kuba, Perparah Krisis Energi
Norwegia Sita Kapal Rusia di Svalbard atas Permintaan Naftogaz
Putin Sebut Ada Peluang Capai Kesepakatan Akhiri Perang

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:14 WIB

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Minggu, 6 September 2026 - 13:30 WIB

USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Minggu, 6 September 2026 - 13:07 WIB

Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:35 WIB

Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 12:31 WIB

Andy Burnham dan Macron Gelar Pertemuan Resmi Pertama

Berita Terbaru

Putin bertemu utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin membahas perang Ukraina, sementara Kremlin memerintahkan penghentian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:14 WIB

USS Abraham Lincoln meninggalkan Thailand usai kunjungan pelabuhan pertama, di tengah laporan kondisi buruk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:30 WIB

PM Sanae Takaichi membantah revisi UU Rumah Kekaisaran menghalangi suksesi perempuan, menegaskan tujuannya menjaga jumlah anggota. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:07 WIB

Ilustrasi, Pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. (Posnews/BPBD DKI)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB