3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Diberondong Tembakan, Semua Tewas

Rabu, 9 September 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya menjadi korban penembakan di Distrik Muliama. (Ist)

Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya menjadi korban penembakan di Distrik Muliama. (Ist)

JAYAWIJAYA, POSNEWS.CO.ID – Suasana mencekam pecah di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026) sore.

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas setelah menjadi sasaran penembakan saat menjalankan tugas di wilayah tersebut.

Ketiga korban merupakan bagian dari rombongan yang sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau kegiatan cetak sawah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat perjalanan kembali, rombongan diduga dihadang kelompok bersenjata.

Berdasarkan keterangan terbaru Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026, penembakan terjadi sekitar pukul 15.53 WIT.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani, mengatakan aparat langsung bergerak setelah menerima laporan.

Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi, pelaku, serta motif serangan.

“Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum,” kata Faizal, Rabu (9/9/2026).

Tiga Pegawai Jadi Korban

Dalam pendalaman awal aparat, rombongan diduga dihadang kelompok bersenjata ketika perjalanan pulang menuju Wamena.

Para korban kemudian diduga dipisahkan dari anggota rombongan lainnya sebelum penembakan terjadi. Informasi mengenai pola serangan tersebut masih didalami aparat.

Baca Juga :  Pakai Visa Kunjungan tapi Jadi Buruh Bangunan, 10 WNA China Dideportasi

Ketiga korban yang dinyatakan meninggal dunia yakni:

  1. WB (24), perempuan, pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. WB mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Wamena.
  2. AR (49), perempuan, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. AR mengalami luka tembak pada bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
  3. AAM (35), laki-laki, pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. AAM mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang dan tangan kiri. Ia juga dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk penanganan lebih lanjut.

Data Korban Sempat Berubah

Sebelumnya, laporan awal kepolisian menyebut tiga pegawai menjadi korban penembakan dengan kondisi dua orang meninggal dan satu kritis.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo saat itu mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan saksi masih diperiksa.

Polisi juga belum memastikan apakah penembakan dilakukan KKB atau kelompok lain.

Namun, keterangan terbaru dari Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 menyatakan ketiga korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Gubernur Jakarta Serius Benahi Pasar Tanah Abang, Digitalisasi Jadi Andalan

Dengan demikian, data korban terbaru yang digunakan dalam pemberitaan ini adalah tiga orang meninggal.

Polisi Belum Pastikan Pelaku

Aparat masih berhati-hati mengungkap identitas kelompok yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang menyebut ketiga korban diduga ditembak kelompok kriminal bersenjata.

Namun, polisi masih menyebut pelaku sebagai orang tidak dikenal (OTK) karena penyelidikan belum selesai.

Karena itu, dugaan keterlibatan KKB belum sepatutnya dianggap sebagai fakta final sebelum aparat menyelesaikan penyelidikan.

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya kini melakukan langkah pengamanan dan pendalaman di sekitar lokasi kejadian.

Faizal juga mengecam keras aksi kekerasan terhadap masyarakat sipil. Terlebih, para korban sedang menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Peristiwa ini kembali menunjukkan betapa berbahayanya situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua Pegunungan.

Tugas pelayanan publik yang seharusnya berlangsung aman justru berujung tragedi berdarah.

Kini aparat memburu jejak pelaku dan mengurai satu per satu rangkaian kejadian.

Publik menunggu kepastian hukum agar serangan terhadap warga sipil tidak berhenti sebagai kasus tanpa pelaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rombongan Bantuan Pangan Diberondong Tembakan di Jayawijaya, 2 Tewas 1 Kritis
3 WNA Bawa 5,7 Kg Serbuk Emas Rp14,5 Miliar, Disimpan di Pakaian Dalam
Alphard Ringsek Tabrak Motor dan Mobil di Surabaya, Warga Mengamuk
Pelajar dan Sales Roti Dibacok di Gowa, 4 Pelaku Diburu Polisi
Tragedi Pasar Bapouda Paniai: 11 Tewas, Polisi Dalami Dugaan KKB
Sabu Diselipkan di Lauk, Pembesuk Wanita Diciduk Petugas Rutan Surabaya
Bukan Sekadar Jembatan, 42 Meter Ini Jadi Jalan Anak Tanggamus Mengejar Cita-Cita
Knalpot Brong Berujung Maut, Pelajar 14 Tahun Tewas Dipukul Balok di Banyumas

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:40 WIB

3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Diberondong Tembakan, Semua Tewas

Rabu, 9 September 2026 - 19:36 WIB

Rombongan Bantuan Pangan Diberondong Tembakan di Jayawijaya, 2 Tewas 1 Kritis

Rabu, 9 September 2026 - 19:04 WIB

3 WNA Bawa 5,7 Kg Serbuk Emas Rp14,5 Miliar, Disimpan di Pakaian Dalam

Rabu, 9 September 2026 - 17:53 WIB

Alphard Ringsek Tabrak Motor dan Mobil di Surabaya, Warga Mengamuk

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Pelajar dan Sales Roti Dibacok di Gowa, 4 Pelaku Diburu Polisi

Berita Terbaru