BANJARMASIN, POSNEWS.CO.ID โ Harapan keluarga korban KM Virgo Transport 8 untuk mendapatkan kepastian masih terus diperjuangkan tim SAR.
Di tengah pencarian 126 orang yang belum ditemukan, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan berbagai fasilitas untuk mengantisipasi evakuasi korban berikutnya.
Salah satu fasilitas yang disiapkan berupa kontainer pendingin khusus jenazah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kontainer tersebut nantinya digunakan untuk menyimpan jenazah secara aman apabila tim SAR kembali menemukan korban dalam proses pencarian di Laut Jawa.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan fasilitas itu penting karena proses evakuasi dapat menemukan korban dalam jumlah lebih dari satu.
โKontainer pendingin untuk jenazah ini sangat diperlukan untuk menyimpan jenazah dalam jumlah banyak secara aman,โ kata Nur Khamid di Banjarmasin, dikutip dari Antara.
Menurut Khamid, suhu dingin di dalam kontainer dapat memperlambat proses pembusukan.
Kondisi tersebut membantu tim Disaster Victim Identification (DVI) mempertahankan kondisi jenazah sebelum proses identifikasi.
28 Ambulans Disiagakan
Selain kontainer pendingin, Polda Kalsel juga menyiapkan 28 ambulans dari berbagai rumah sakit rujukan.
Puluhan ambulans itu akan digunakan untuk membawa korban dari pelabuhan menuju RS Bhayangkara Banjarmasin.
Setelah proses penanganan dan identifikasi selesai, jenazah akan dipersiapkan untuk dipulangkan ke daerah asal.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa proses pencarian tidak hanya berfokus pada penemuan korban.
Tim gabungan juga menyiapkan tahapan lanjutan agar setiap korban yang berhasil dievakuasi dapat ditangani dengan layak.
Sementara itu, Tim DVI Polda Kalsel meminta keluarga yang belum menyerahkan data korban hilang segera melengkapinya.
Data antemortem diperlukan untuk membantu proses identifikasi apabila korban kembali ditemukan. Hingga Sabtu malam, DVI telah menerima lebih dari 100 data antemortem dari keluarga.
126 Orang Masih Dalam Pencarian
Basarnas mencatat hingga hari ketujuh operasi SAR, sebanyak 117 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan sembilan orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih ada 126 orang yang belum ditemukan.
Basarnas kemudian memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan selama tujuh hari.
Keputusan itu diambil setelah evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, termasuk tim salvage yang menyiapkan langkah teknis terkait bangkai kapal.
Pada hari kedelapan pencarian, Basarnas kembali memperkuat operasi bawah laut. Sebanyak 12 penyelam terbaik dikerahkan untuk mencari korban di sekitar badan kapal yang berada di bawah permukaan Laut Jawa.
Pencarian Berpacu dengan Waktu
Tim SAR menghadapi tantangan besar karena bangkai KM Virgo Transport 8 berada di kedalaman sekitar 24 hingga 29 meter.
Kondisi tersebut membuat pencarian bawah air membutuhkan kemampuan khusus dan peralatan keselamatan yang memadai.
Sebelumnya, penyelam TNI AL berhasil menemukan tiga jenazah yang berada di dalam ruangan kapal. Petugas bahkan harus memecahkan kaca untuk mengevakuasi korban yang terjebak.
Kini, pencarian kembali dilanjutkan dengan kekuatan personel dan armada yang diperkuat.
KN SAR Kamajaya membawa 89 personel menuju lokasi operasi untuk memaksimalkan pencarian terhadap 126 korban yang masih belum ditemukan.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 orang.
Kapal tersebut mengalami cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA sebelum ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Bagi keluarga korban, setiap pergerakan tim SAR menjadi harapan untuk memperoleh kepastian.
Karena itu, pencarian terus dilakukan sekaligus dengan persiapan penanganan korban secara manusiawi, aman, dan bermartabat. **
Editor : Hadwan












