POSNEWS.CO.ID, PYONGYANG – Korea Utara mengumumkan keberhasilan uji coba sistem rudal hipersonik anyar pada Selasa.
Uji Coba Rudal Hipersonik Hwasong-11Ma
Kantor Berita KCNA melaporkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memantau langsung peluncuran rudal tersebut.
Kim menyaksikan uji senjata bersama sang putri di wilayah pesisir timur Wonsan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa pengembangan senjata baru ini bakal memberikan pusing luar biasa bagi negara musuh.
Foto resmi menunjukkan peluncuran dua unit rudal Hwasong-11Ma dari kendaraan peluncur khusus.
Layar pemantau mencatat kecepatan rudal mencapai 2.146 meter per detik dengan jarak tempuh 908 kilometer.
Tanggapan Militer Korea Selatan dan Diplomasi Trump
Militer Korea Selatan mendeteksi dua tembakan rudal jarak pendek menuju wilayah laut timur.
Juru bicara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Jang Do-young mengimbau publik agar waspada.
Jang meragukan klaim kemampuan militer Korea Utara secara penuh.
Sementara itu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mendorong pemulihan dialog diplomatik antar-Korea.
Lee berharap Presiden Amerika Serikat Donald Trump mampu membuka kembali ruang negosiasi perdamaian.
Sikap Keras Korea Utara dan Penolakan Tawaran AS
Adik perempuan Kim Jong Un yaitu Kim Yo Jong menolak tawaran diplomasi Amerika Serikat.
Yo Jong menilai pengurangan skala latihan militer AS tidak mengubah sifat provokatif aliansi tersebut.
Korea Utara terus memperkuat persenjataan nuklir di tengah hubungan dekat dengan Rusia dan China.
Kim Jong Un menetapkan Korea Selatan sebagai musuh permanen serta menghentikan seluruh kerja sama bilateral.
Para pakar menilai Korea Utara memiliki posisi tawar kuat dalam diplomasi mendatang bersama Trump.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













