Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 September 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, NUHUD — Korban jiwa akibat runtuhnya tambang emas tradisional al-Zara di Sudan terus bertambah. Tim penyelamat menemukan sedikitnya $82$ jenazah hingga Rabu sore.

Kerusakan Tambang dan Terbatasnya Alat Evakuasi

Bencana ini melanda kawasan Nuhud di provinsi Kordofan Barat. Wilayah tersebut saat ini berada di bawah kendali kelompok paramiliter Rapid Support Forces.

Runtuhnya lereng tambang bermula pada Minggu dan merembet ke lorong-lorong lainnya. Ketiadaan alat berat membuat proses evakuasi berjalan sangat lambat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim penyelamat hanya mengandalkan satu unit forklift milik warga lokal. Oleh karena itu, pencarian korban tertimbun pada kedalaman $30$ meter mengalami hambatan besar.

Baca Juga :  Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan

Saksi Korban dan Bencana Kemanusiaan

Anggota jaringan tanggap darurat Suleiman Abu Hmeida mengonfirmasi penemuan $82$ jenazah korban. Pihaknya memperkirakan puluhan pekerja lainnya masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Salah satu korban selamat, Khairal-Sayed Gabara, menggambarkan kondisi lokasi evakuasi sangat kritis. Tanah pasir dan batuan menimbun para pekerja tanpa perlindungan keselamatan.

Sementara itu, organisasi Sudan Doctors Network menyebut tambang ilegal tersebut tidak memiliki standar keamanan dasar. Pihaknya memprediksi angka kematian masih akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga :  PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi

Penyelundupan Emas dan Perang Saudara Sudan

Kawasan Kordofan dan Darfur menyimpan ribuan titik tambang emas tradisional informal. Kelompok paramiliter RSF menguasai area tambang tersebut untuk membiayai operasi militer mereka.

PBB mencatat hasil tambang emas diselundupkan keluar negeri demi mendanai konflik bersenjata. Perang saudara di Sudan meluas sejak April $2023$ dan menewaskan puluhan ribu warga. Dengan demikian, tragedi tambang ini semakin memperdalam penderitaan rakyat Sudan di tengah perang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan
Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia
Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama
Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:23 WIB

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 September 2026 - 11:16 WIB

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 07:06 WIB

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 September 2026 - 06:01 WIB

Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama

Berita Terbaru

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:23 WIB

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:16 WIB