POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Presiden Donald Trump memilih memusatkan perhatian pada peresmian renovasi Kolam Peringatan Lincoln di Washington.
Ia memutuskan tidak menghadiri kampanye lapangan pada malam menjelang hari pemungutan suara pemilu sela.
Sementara itu, keputusan ini menarik perhatian publik karena mengabaikan agenda kampanye utama Partai Republik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Trump menyampaikan pidato di depan kolam sambil mengklaim keberhasilan proyek pemugaran arena ikonik tersebut.
Ia mengulangi klaim bahwa tindakan vandalisme merusak perbaikan lapisan biru kolam renang itu.
Namun demikian, pejabat hukum telah membatalkan tuduhan vandalisme akibat kurangnya bukti pendukung.
Trump mengakhiri pidatonya sambil memamerkan poster gambaran kolam sebelum proses perbaikan berlangsung.
Kampanye Wakil Presiden Dan Strategi Partai
Wakil Presiden JD Vance memilih melanjutkan kampanye tradisional di New York dan Ohio.
Vance mengampanyekan penghapusan pajak tip serta penguatan keamanan perbatasan negara kepada pemilih.
Ia mengecam kebijakan para politisi Demokrat yang ia anggap merugikan masyarakat Amerika Serikat.
Meskipun demikian, Trump tetap menjadwalkan sembilan tele-reli singkat untuk mendukung kandidat Republik secara virtual.
Tim kampanye Republik berusaha keras mempertahankan kendali mayoritas di kursi parlemen mendatang.
Pergerakan Partai Demokrat Di Negara Bagian Kunci
Para kandidat Partai Demokrat memanfaatkan hari terakhir untuk menjangkau pemilih di basis lawan.
Rob Sand menggelar kampanye pintu ke pintu bersama Gubernur Kentucky Andy Beshear di Iowa.
Bahkan, Sand mengajak para sukarelawan bekerja keras mengubah arah politik Negara Bagian Iowa.
Sementara itu, perselisihan internal mengguncang kubu Partai Demokrat di Negara Bagian Michigan.
Anggota Kongres Haley Stevens memutuskan mendukung kandidat Republik Mike Rogers ketimbang rekan separtainya.
Oleh karena itu, calon senator Abdul El-Sayed meminta para pendukung tetap fokus memberikan suara.
Dengan demikian, kedua partai bersaing ketat memanfaatkan jam-jam terakhir menjelang penghitungan suara nasional.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













