OTT Bupati Klaten Seret Kepala BPK Jateng, KPK Sita Uang Rp1,9 Miliar di Ember

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah dalam OTT Bupati Klaten. Kasus ini mencoreng wajah pengawasan keuangan negara.

KPK mengamankan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H Rahmatullah, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

“Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta, di antaranya adalah Bupati Klaten dan juga kepala perwakilan BPK Jawa Tengah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (16/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, KPK membawa mereka dari Klaten ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026) malam.

Setelah itu, rombongan tiba di Gedung KPK pada Jumat sekitar pukul 07.00 WIB.Dengan demikian, total ada 10 orang yang menjalani pemeriksaan intensif. Rinciannya, sembilan orang dari Klaten dan satu orang dari Jakarta.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Banjir Rob Lebaran 2026, Puluhan Wilayah Pesisir Indonesia Terancam

Diduga Suap Audit BPK, Uang Disimpan dalam Ember

Selain OTT Bupati, KPK mengungkap dugaan suap yang sangat memprihatinkan. KPK menduga Bupati Klaten memberikan uang kepada oknum BPK terkait pemeriksaan atau audit di lingkungan Pemkab Klaten.

“Penyelidikan ini diduga terkait adanya dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum di BPK dalam kaitannya pemeriksaan atau audit BPK di pemerintah Kabupaten Klaten,” ujar Budi.

Ironisnya, lembaga yang seharusnya menjadi penjaga keuangan negara justru diduga menerima suap untuk memuluskan audit. Oleh karena itu, publik menaruh perhatian besar pada kasus ini.

Lima Klaster Korupsi dan Barang Bukti Ember Uang

Sementara itu, KPK memetakan perkara ini dalam lima klaster korupsi. Dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di Pemkab Klaten berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta penerimaan lain dari OPD.

Baca Juga :  Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target

Dalam OTT tersebut, penyidik menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar. Bahkan, KPK juga menyita sebuah ember atau tong plastik yang diduga menjadi tempat menampung uang haram tersebut.

Potret ember berisi uang ini menjadi simbol betapa masifnya dugaan korupsi di daerah. Uang rakyat yang seharusnya untuk pembangunan justru berakhir di dalam ember.

Naik Penyidikan, Tersangka Diumumkan Sore Ini

Pada akhirnya, KPK bergerak cepat. “Tadi malam untuk perkara ini sudah dilakukan ekspose dan diputuskan kegiatan penyelidikan di Klaten naik ke tahap penyidikan,” kata Budi.

KPK akan mengumumkan pihak-pihak yang menjadi tersangka dalam konferensi pers Jumat (16/10) sore ini.

Kasus ini menjadi pengingat pahit. Pada akhirnya, ketika pengawas dan yang diawasi diduga bersekongkol, rakyatlah yang paling dirugikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Orang Terjebak Api di Bromo, 4 Meninggal dan 2 Luka Bakar Serius
KPK OTT Bupati Klaten, ASN dan Pihak Swasta Ikut Diamankan
Prabowo Lantik Maruli dan Tandyo, Ini Jabatan Baru Dua Jenderal TNI
Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB, Tantangan Bencana Menanti
Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Penyidikan, Korporasi Mulai Didalami
Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Diberhentikan, Ini Langkah Selanjutnya
Dana untuk Korban Bencana Diduga Diselewengkan, KPK Usut 5 Tersangka BNPB
25.600 Hektare Lahan Terbakar, 9 Korporasi Sawit Jadi Tersangka Karhutla

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:58 WIB

OTT Bupati Klaten Seret Kepala BPK Jateng, KPK Sita Uang Rp1,9 Miliar di Ember

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Enam Orang Terjebak Api di Bromo, 4 Meninggal dan 2 Luka Bakar Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:40 WIB

KPK OTT Bupati Klaten, ASN dan Pihak Swasta Ikut Diamankan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Prabowo Lantik Maruli dan Tandyo, Ini Jabatan Baru Dua Jenderal TNI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB, Tantangan Bencana Menanti

Berita Terbaru

Kelompok Houthi menggempur Istana Kepresidenan Aden di Yaman dan meningkatkan serangan rudal ke bandara-bandara vital Arab Saudi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Menggempur Istana Kepresidenan Aden

Jumat, 16 Okt 2026 - 11:12 WIB

Donald Trump membatalkan rencana siaran langsung eksekusi regu tembak Nidal Hasan usai menuai gelombang kritik publik dan tokoh agama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati

Jumat, 16 Okt 2026 - 10:11 WIB

Ukraina mengakhiri gencatan senjata energi dan kembali menggempur kilang minyak Rusia di Ryazan pasca serangan rudal Moscow. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:01 WIB