POSNEWS.CO.ID, KYIV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menggelar diskusi penting bersama utusan Amerika Serikat Steve Witkoff dan Jared Kushner pada Minggu. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah perselisihan diplomasi antara pihak Kyiv dan Presiden Donald Trump terkait penundaan sanksi ekonomi Rusia.
Zelenskyy menegaskan bahwa masa depan konflik ini sangat bergantung pada kepastian posisi politik serta dukungan militer dari pihak Amerika Serikat. Selain itu, Zelenskyy menaruh harapan besar terhadap pengiriman tambahan sistem pertahanan udara Patriot dari Amerika Serikat.
Membedah Serangan Balasan Drone Ke Kilang Minyak Saint Petersburg Dan Kerusakan Energi
Sementara proses diplomasi berjalan, pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone terbesar ke kota Saint Petersburg Oil Terminal. Serangan udara tersebut membakar kilang minyak serta merusak fasilitas logistik dan pusat data setempat.
Gubernur Alexander Beglov mengonfirmasi satu warga tewas serta lima orang lainnya mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat. Namun, pihak Kremlin menegaskan bahwa gempuran drone Ukraina tidak bakal mengubah target operasi militer Rusia di wilayah timur.
Mengulas Dampak Pemadaman Listrik Massal Menjelang Musim Dingin Di Ukraina
Pada saat bersamaan, gempuran rudal tentara Rusia merusak infrastruktur energi Ukraina hingga menyebabkan pemadaman listrik massal. Zelenskyy menuding pihak Moskow telah melanggar kesepakatan gencatan senjata energi demi menyengsarakan warga sipil jelang musim dingin.
Kendati situasi medan tempur semakin memanas, Zelenskyy tetap menyampaikan rasa terima kasih atas pemulihan akses berbagi data intelijen dari Amerika Serikat. Kerjasama informasi militer tersebut membantu pasukan Ukraina menangkal potensi ancaman serangan rudal susulan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













