Kongres AS Mengecam Keras Keputusan Donald Trump

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kongres AS dari kedua partai mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang menangguhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Dok: Istimewa.

Anggota Kongres AS dari kedua partai mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang menangguhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Keputusan Presiden Donald Trump menangguhkan penerapan sanksi ekonomi terhadap Rusia memicu gelombang kemarahan dari anggota Kongres Amerika Serikat pada hari Sabtu. Para legislator dari Partai Republik maupun Demokrat menyuarakan penolakan keras atas langkah eksekutif tersebut.

Sebelumnya, Senat AS telah meloloskan Undang-Undang Sanksi Rusia Lindsey Graham melalui pemungutan suara mayoritas mutlak 86-11. Namun, Trump mendadak membekukan penegakan hukum tersebut hanya beberapa hari sebelum tenggat waktu resmi.

Mengulas Kritik Pedas Senator Dan Rencana Pembatalan Kesepakatan Diesel

Senator Thom Tillis dari Partai Republik menilai langkah Trump sangat tidak bertanggung jawab dan melukai perjuangan rakyat Ukraina. Tillis menegaskan bahwa pemerintah seharusnya menyelesaikan perang Iran demi menekan harga bahan bakar minyak, bukan memberikan bantuan ekonomi kepada Vladimir Putin.

Sementara itu, Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menyebut kesepakatan Trump dengan Rusia semakin kotor dan membahayakan geopolitik global. Anggota DPR Gregory Meeks bahkan resmi mengajukan rancangan undang-undang baru untuk memblokir kesepakatan impor diesel antara Trump dan Rusia secara penuh.

Menilai Sikap Darline Graham Dan Posisi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Senator Darline Graham, adik kandung mendiang Lindsey Graham, menyatakan ketidakpercayaannya terhadap rezim Vladimir Putin dan mendorong penekanan sanksi berkelanjutan. Meskipun begitu, Graham mengakui wewenang penuh presiden dalam menentukan instrumen kebijakan luar negeri AS.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak para legislator AS agar terus memperjuangkan pengaktifan kembali sanksi ekonomi tersebut. Penundaan sanksi ini berisiko memotong tekanan finansial terhadap Rusia saat Ukraina menghadapi ancaman serangan musim dingin pada fasilitas energinya.

Baca Juga :  Masa Depan CNN di Ujung Tanduk, Mainan Politik Trump atau Anak Tiri Netflix?

Membedah Ketidakpastian Legislatif Dan Dampak Politik Pemilu Sela 3 November

Kongres AS saat ini sedang menjalani masa reses hingga pelaksanaan Pemilihan Umum Sela pada 3 November 2026 mendatang. Kondisi ini menyulitkan para legislator untuk mengambil tindakan hukum secara langsung guna membatalkan keputusan penangguhan Trump dalam waktu dekat.

Trump sendiri beralasan bahwa penangguhan sanksi Rusia demi menjaga kepentingan keamanan nasional serta menekan lonjakan harga energi domestik. Meskipun demikian, kebijakan ini menuai resistensi meluas dan berpotensi memengaruhi peta suara para pemilih dalam pemilu mendatang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa
Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi
Parlemen AS Mengajukan RUU Power To The Players Act
Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post
Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia
Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kongres AS Mengecam Keras Keputusan Donald Trump

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Parlemen AS Mengajukan RUU Power To The Players Act

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Berita Terbaru

Anggota Kongres AS dari kedua partai mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang menangguhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kongres AS Mengecam Keras Keputusan Donald Trump

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:36 WIB

Pemukim Israel bertopeng menyerang rombongan diplomat Eropa dan Wali Kota Prancis di desa Taybeh, Tepi Barat. Uni Eropa mendesak sanksi tegas. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

INTERNASIONAL

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:30 WIB

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:29 WIB