Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemukim Israel bertopeng menyerang rombongan diplomat Eropa dan Wali Kota Prancis di desa Taybeh, Tepi Barat. Uni Eropa mendesak sanksi tegas. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

Pemukim Israel bertopeng menyerang rombongan diplomat Eropa dan Wali Kota Prancis di desa Taybeh, Tepi Barat. Uni Eropa mendesak sanksi tegas. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

POSNEWS.CO.ID, TAYBEH – Kelompok pemukim ekstremis Israel bertopeng melancarkan serangan brutal terhadap rombongan diplomat Eropa di desa Taybeh, Tepi Barat, pada hari Sabtu. Para pemukim mengayunkan batang besi serta menyerang pejabat asing secara mendadak.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat empat warga tewas dan seratus orang luka-luka sejak musim panen zaitun bermula. Aksi anarkis ini menandai hari kedua secara beruntun kekerasan pemukim terhadap warga lokal dan warga asing.

Mengulas Kronologi Penganiayaan Pejabat Belgia Prancis Dan Polandia

Para pemukim menyasar Konsul Jenderal Belgia, diplomat Prancis, utusan Polandia, serta perwakilan Gereja Katolik di lapangan. Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot mengutuk keras serangan tersebut dan menuntut sanksi tegas Uni Eropa.

Wali Kota Prancis Bernard Baudoux menceritakan detik-detik penyerangan saat tiga mobil pemukim mengepung rombongan diplomat. Para pelaku mengabaikan selempang resmi Prancis milik Baudoux lalu memukul, menendang, dan membuangnya ke tanah. Rombongan akhirnya berhasil melarikan diri menggunakan kendaraan operasional setelah mengalami kekerasan fisik.

Menilai Sikap Perusahaan Dan Tanggapan Tokoh Politik Internasional

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengecam aksi kekerasan kriminal para pemukim terhadap pejabat diplomatik tersebut. Pihak Kementerian Luar Negeri Polandia juga menyampaikan kemarahan mendalam atas insiden penganiayaan warga mereka.

Sementara itu, Militer Israel mengakui insiden penyerangan tersebut tetapi mengklaim kunjungan diplomatik berlangsung tanpa koordinasi resmi. Pihak Kepolisian Israel mengumumkan penyelidikan hukum untuk menyeret seluruh pelaku ke meja hijau. Namun, Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu justru memperingatkan publik agar tidak menarik kesimpulan terlalu dini.

Baca Juga :  Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Membedah Eskalasi Ketegangan Politik Dan Desakan Internasional Atas Tepi Barat

Pesaing utama Netanyahu, Gadi Eisenkot, menyebut aksi brutal para pemukim sebagai tindakan terorisme kelompok Yahudi ekstremis. Fotografer The Washington Post Heidi Levine juga menyampaikan kesaksian serupa dari rumah sakit setelah mendapat serangan sehari sebelumnya.

Di lain pihak, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mendesak Presiden Israel Isaac Herzog agar menghentikan pembangunan permukiman ilegal. PBB juga telah menegaskan bahwa seluruh permukiman Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional secara nyata.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi
Parlemen AS Mengajukan RUU Power To The Players Act
Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post
Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia
Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad
Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Parlemen AS Mengajukan RUU Power To The Players Act

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Berita Terbaru

Pemukim Israel bertopeng menyerang rombongan diplomat Eropa dan Wali Kota Prancis di desa Taybeh, Tepi Barat. Uni Eropa mendesak sanksi tegas. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

INTERNASIONAL

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:30 WIB

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:29 WIB

ASUS resmi meluncurkan ROG Xbox Ally X20 Bundle di Indonesia seharga Rp46.999.000 dengan bonus AR Glasses, G-Shock, dan garansi 2 tahun. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS ROG Xbox Ally X20 Resmi Hadir Di Indonesia Dengan Paket

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:19 WIB