JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026), pukul 15.00 WIB.
Sidang ini menjadi momentum evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi jadwal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (20/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Besok (hari ini) Sidang Kabinet Paripurna. Jam 3 sore,” ujar Airlangga.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto juga membenarkan agenda itu. Ia menyebut sidang akan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB.
Pertama Kali Digelar di Halaman Tengah Istana
Berbeda dari sidang kabinet sebelumnya yang umumnya berlangsung di Kantor Presiden atau Istana Negara, sidang kali ini direncanakan berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan.
Persiapan telah dilakukan sejak Selasa, mulai dari penataan kursi dan meja untuk anggota Kabinet Merah Putih serta pimpinan lembaga negara, hingga pemasangan layar besar dan podium.
Evaluasi Program dan Kinerja Pemerintah
Sidang tersebut berlangsung setelah pemerintahan Prabowo-Gibran memasuki tahun kedua sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Momen ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk meninjau pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala, serta menentukan prioritas kebijakan berikutnya.
Sehari sebelum sidang, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama dua tahun terakhir.
Data yang disampaikan pemerintah mencakup berbagai sektor, termasuk pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan investasi.
Meski demikian, rincian agenda dan arahan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna tersebut belum diumumkan secara lengkap sebelum rapat berlangsung.
Masyarakat kini menantikan hasil evaluasi pemerintah, terutama terkait kelanjutan program prioritas dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.
Sebab, keberhasilan kebijakan tidak hanya diukur dari target yang tercapai, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. **
Editor : Hadwan












