MAGELANG, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan sebuah keluarga di Jalan Raya Magelang–Kopeng berakhir tragis.
Ayah, ibu, dan anak mereka yang baru berusia 4 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor Honda PCX yang mereka tumpangi ditabrak truk boks di turunan Slumut, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 06.25 WIB. Truk boks yang melaju dari arah Kopeng menuju Magelang diduga kehilangan kendali hingga menghantam dua sepeda motor dari arah berlawanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono membenarkan insiden tersebut. Menurut dia, kecelakaan melibatkan truk boks dan dua sepeda motor, yakni Honda PCX serta Honda Beat.
“Di mana kendaraan truk yang berjalan dari arah Kopeng menuju ke arah Magelang diduga karena kurang konsentrasi. Akhirnya dari arah atas menabrak dari arah bawah kendaraan roda dua, yaitu antara PCX dan Beat,” kata Ricky, Selasa (20/10/2026).
Korban Tewas Satu Keluarga
Tiga korban meninggal dunia merupakan pengendara Honda PCX berinisial A (35), istrinya RO (27), dan anak mereka AS (4). Ketiganya merupakan warga Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.
Pada laporan awal, dua korban, yakni ibu dan anak, dinyatakan meninggal dunia. Namun, kondisi pengendara PCX kemudian memburuk hingga akhirnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Pengendara PCX meninggal di rumah sakit. Yang meninggal satu keluarga (pengendara PCX dan dua pemboncengnya). Ya ketiganya satu keluarga,” ujar Ricky.
Sementara itu, pengendara Honda Beat dilaporkan selamat. Polisi masih mendalami kondisi dan dampak kecelakaan terhadap seluruh pihak yang terlibat.
Sopir Truk Sempat Terjepit
Kecelakaan tersebut juga membuat sopir truk boks berinisial W (43), warga Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terjepit di dalam kabin.
Tim SAR gabungan mengevakuasi sopir dalam kondisi sadar. Proses penyelamatan menghadapi kendala karena posisi truk terguling. Setelah berhasil dikeluarkan, sopir mendapat penanganan medis.
Truk boks bernomor polisi B 9836 YM itu diduga oleng ketika melintasi jalur menurun sebelum menabrak kedua sepeda motor. Benturan tersebut menyebabkan kecelakaan dengan korban jiwa.
Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong
Hingga kini, polisi belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan. Selain dugaan pengemudi kurang konsentrasi, penyidik juga mendalami kemungkinan gangguan pengereman atau rem blong.
Ricky menegaskan, petugas masih mengumpulkan keterangan dan memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab insiden.
“Masih kita dalami, kemungkinan besar apakah rem blong atau nggak, masih kita dalami,” ujarnya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur menurun dan menikung.
Pengemudi kendaraan berat juga perlu memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, tetap laik jalan sebelum melakukan perjalanan.
Penyebab kecelakaan tetap harus menunggu hasil penyelidikan kepolisian agar tidak menyimpulkan adanya kelalaian atau kerusakan teknis sebelum bukti memastikan. **
Editor : Hadwan












