JEMBER, POSNEWS.CO.ID – Niat bertemu pria yang baru dikenal melalui Facebook justru berujung petaka bagi seorang ibu rumah tangga asal Bondowoso, Jawa Timur.
Siti Solehan (30) menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) setelah mengalami penganiayaan di kawasan hutan pinus, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, Minggu (25/10/2026) sore.
Korban mengalami luka serius di bagian wajah, mata, dan mulut. Dalam kejadian itu, sepeda motor Honda Beat tahun 2015, gelang emas, serta telepon genggam miliknya turut raib dibawa terduga pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kanit Reskrim Polsek Sumberjambe, Aipda Andy Yunus, menjelaskan bahwa korban baru mengenal pria tersebut melalui media sosial sekitar dua hari sebelum kejadian.
Pertemuan yang semula dijadwalkan untuk saling bertatap muka berubah menjadi aksi kekerasan di lokasi sepi.
“Setelah sampai di lokasi yang sepi, pelaku langsung menghajar korban secara brutal hingga mengalami luka parah di bagian wajah, mata, serta mulut,” ujar Andy, Senin (26/10/2026).
Berawal dari Janji Bertemu, Berakhir di Hutan Pinus
Peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada anaknya untuk membeli obat ke kawasan Sukowono, Jember. Namun, di tengah perjalanan, korban bertemu dengan pria yang baru dikenalnya melalui Facebook.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, keduanya sempat berjanji bertemu sebelum menuju kawasan hutan pinus di Dusun Ragang, Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe.
Saat tiba di lokasi yang sepi, korban diduga menjadi sasaran penganiayaan. Terduga pelaku kemudian membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan sempat kehilangan kesadaran. Warga bersama kepala desa setempat kemudian menemukan korban dan segera memberikan pertolongan.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Warga awalnya mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis di fasilitas kesehatan setempat. Karena mengalami luka serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. H. Koesnadi, Bondowoso.
Kondisi korban menjadi perhatian keluarga dan warga. Informasi yang dihimpun dari pemberitaan pada 26 Oktober menyebutkan, korban masih menjalani perawatan medis dan kondisinya belum stabil.
Sementara itu, barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi sepeda motor Honda Beat keluaran 2015, gelang emas, dan telepon genggam.
Polisi masih menelusuri keberadaan barang-barang tersebut sekaligus mengumpulkan bukti untuk mengungkap pelaku.
Polisi Tegaskan Kasus Curas, Bukan Pemerkosaan
Andy menegaskan, penyidik menangani peristiwa ini sebagai dugaan pencurian dengan kekerasan. Polisi menyatakan tidak menemukan indikasi pemerkosaan dalam penanganan awal perkara tersebut.
“Kami perlu tegaskan juga tidak ada unsur pemerkosaan dalam peristiwa tersebut,” tegas Andy.
Meski demikian, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan fakta hukum berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh.
Tim Resmob Buru Terduga Pelaku
Polsek Sumberjambe berkoordinasi dengan tim Resmob Polres Jember untuk memburu pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan dan perampasan tersebut.
Polisi juga telah mengantongi akun Facebook yang berkaitan dengan perkenalan korban dan terduga pelaku.
Selain menelusuri jejak digital, petugas melakukan profiling terhadap sejumlah orang yang dicurigai guna mempercepat pengungkapan kasus.
Hingga perkembangan yang diberitakan pada Senin (26/10/2026), polisi masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Belum ada keterangan terverifikasi bahwa pria tersebut telah ditangkap.
Waspada Bertemu Orang yang Baru Dikenal di Media Sosial
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati ketika membuat janji bertemu dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial.
Jika ingin bertemu, pilih tempat umum yang ramai, beri tahu keluarga atau teman mengenai lokasi pertemuan, dan hindari mengikuti orang yang belum dikenal menuju tempat terpencil.
Kewaspadaan tersebut bukan berarti setiap perkenalan di dunia maya berbahaya. Namun, mengenali risiko dan menyiapkan langkah pengamanan dapat membantu mengurangi potensi menjadi korban kejahatan. **
Editor : Hadwan













