BEKASI, POSNEWS.CO.ID β Niat Rohani (65) berangkat ke Pasar Bojong untuk menjalani aktivitas sehari-hari berubah menjadi pengalaman menegangkan.
Warga Desa Tarumajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, itu terluka setelah seekor monyet liar tiba-tiba menyerangnya pada Selasa (27/10/2026) pagi.
Rohani mengalami luka cakaran di bagian tangan dan kepala. Darah yang mengalir dari luka membuatnya segera mencari pertolongan medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran warga terhadap keberadaan monyet liar di sekitar permukiman. Terlebih, serangan satwa tersebut dilaporkan telah menimpa warga lain di wilayah Tarumajaya dalam beberapa bulan terakhir.
Diserang Saat Melintasi Kandang Sapi
Rohani menuturkan, serangan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika dirinya berjalan menuju Pasar Bojong. Saat itu, ia melewati kandang sapi milik warga bernama Supri.
Namun, tanpa diduga, seekor monyet tiba-tiba menyerang dan mencakar tangan serta kepalanya. Rohani pun berusaha menyelamatkan diri dan segera mencari pertolongan.
βSaat berjalan menuju pasar melewati kandang sapi Pak Supri. Tiba-tiba ada monyet, langsung menyerang mencakar tangan serta kepala saya. Saya langsung berlari ke rumah sakit karena darah bercucuran,β tutur Rohani.
Korban kemudian dibawa ke Hospital Tarumajaya untuk mendapatkan penanganan awal.
Setelah itu, keluarga membawa Rohani ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan.
Langkah tersebut penting karena luka akibat gigitan atau cakaran satwa perlu segera diperiksa tenaga medis.
Dokter dapat menilai risiko infeksi, menentukan perawatan luka, serta mengevaluasi kebutuhan vaksinasi atau tindakan pencegahan penyakit sesuai kondisi pasien.
Polisi Imbau Warga Tidak Memelihara Monyet
Anggota Binmas Polsek Tarumajaya, Aiptu Lexchan, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika melewati lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkeliaran satwa liar.
Ia juga meminta warga tidak memelihara monyet yang berisiko membahayakan keselamatan masyarakat.
Jika mengetahui adanya warga yang memelihara satwa tersebut, masyarakat diminta berkoordinasi dengan petugas untuk penanganan yang aman.
βSaat kami melakukan patroli, diketahui seorang warga bernama Rohani menjadi korban serangan monyet liar. Kami mengimbau, khususnya warga Desa Pantai Makmur, agar tidak memelihara monyet. Apabila ada warga yang masih memelihara, segera serahkan kepada petugas Damkar,β kata Lexchan.
Masyarakat juga sebaiknya tidak mendekati, mengejar, memprovokasi, memberi makan, atau mencoba menangkap monyet sendiri. Tindakan tersebut dapat memicu reaksi agresif dan meningkatkan risiko serangan.
Jika melihat monyet berkeliaran atau menemukan satwa yang berpotensi membahayakan warga, segera laporkan kepada petugas terkait agar penanganannya melibatkan pihak yang berwenang.
Bukan Kali Pertama, Warga Tarumajaya Pernah Diserang
Kejadian yang menimpa Rohani menambah daftar insiden serangan monyet liar di Tarumajaya.
Pada 12 Oktober 2026, seorang anak perempuan berusia enam tahun dilaporkan mengalami luka di wajah setelah diserang monyet di kawasan Perumahan Taman Rosma, Tarumajaya.
Dalam kasus tersebut, polisi menyatakan telah mendatangi lokasi dan melakukan pencarian terhadap monyet yang menyerang korban. Aparat juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, pada Maret 2026, sejumlah anak di kawasan Tarumajaya juga dilaporkan menjadi korban serangan monyet liar. Salah satu korban balita mengalami luka serius hingga harus mendapat 26 jahitan.
Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan pentingnya penanganan serius terhadap kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman.
Warga membutuhkan informasi yang jelas mengenai langkah pengamanan, jalur pelaporan, dan penanganan satwa agar aktivitas sehari-hari tidak dibayangi rasa takut.
Keselamatan Warga Perlu Menjadi Prioritas
Warga lanjut usia, anak-anak, dan masyarakat yang rutin berjalan kaki di sekitar lokasi kemunculan monyet perlu mendapat perhatian khusus.
Keluarga disarankan mendampingi anak saat berada di luar rumah dan menghindari lokasi yang diketahui menjadi tempat satwa tersebut berkeliaran.
Di sisi lain, petugas perlu memastikan langkah penanganan satwa dilakukan secara aman, baik bagi manusia maupun hewan.
Penangkapan atau evakuasi sebaiknya diserahkan kepada petugas yang memiliki kemampuan dan kewenangan.
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan terverifikasi mengenai kondisi terbaru Rohani setelah menjalani pemeriksaan lanjutan maupun keberadaan monyet yang menyerangnya.
Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebab, pergi ke pasar atau menjalankan aktivitas rutin seharusnya tidak menjadi pengalaman yang mengancam keselamatan. **
Editor : Hadwan













