Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemberantasan narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, tak cukup hanya mengandalkan penggerebekan dan penangkapan.

Perbaikan hunian, penataan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan warga juga dinilai penting untuk mendorong perubahan di kawasan tersebut.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan, pemberantasan narkoba menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Dadang saat meninjau program bedah rumah bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Sabtu (24/10/2026).

Menurut Dadang, Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah kawasan yang menjadi prioritas penanganan dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, yakni Kampung Bahari, Kampung Boncos, dan Kampung Ambon.

“Kami memilih prioritas pertama, nanti ini tentu berkembang, ya itu ada tiga: Bahari, Boncos, dan Kampung Ambon. Ini sudah terkenal. Orang datang ke sini menggunakan semuanya,” kata Dadang kepada wartawan.

Bukan Hanya Penggerebekan, Warga Butuh Perubahan

Dadang mengakui, kepolisian telah melakukan berbagai penindakan terhadap dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Namun, hasilnya dapat berubah jika upaya pemberantasan tidak diikuti langkah pencegahan dan pembenahan lingkungan.

Karena itu, ia menyambut baik program bedah rumah yang digagas pemerintah.

Baca Juga :  Kerusuhan Demo DPR: 45 Orang Jadi Tersangka, 322 Massa di Ciduk Polisi

Menurutnya, penegakan hukum perlu disertai penataan sosial dan peningkatan kualitas hidup agar masyarakat memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih layak.

“Tadi Pak Mendagri, Pak Menteri Perumahan juga menjelaskan bahwa penegakan itu belum cukup, maka dilakukan penataan sosial dan kemudian meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat yang di sini yang ujungnya nanti kesejahteraan.

Di mana itu tadi sentuhannya adalah perumahan,” jelasnya.

Dadang optimistis pendekatan terpadu tersebut dapat membantu Kampung Ambon bergerak menuju kondisi yang lebih baik.

Ia berharap pemberantasan narkoba tidak berhenti pada penindakan, tetapi juga mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.

“Jadi saya melihat dan optimis kalau ini kita selesaikan secara komprehensif, ini akan menjadi kemajuan yang luar biasa bagi wilayah Kampung Ambon ini,” tuturnya.

Rumah Warga Lansia Jadi Sasaran Bedah Rumah

Program bedah rumah tersebut menyasar hunian Ester Yacoba Sumakul, 64 tahun, warga Kampung Ambon yang tinggal seorang diri.

Kondisi rumahnya memprihatinkan, mulai dari atap dan plafon yang rusak hingga lantai retak serta dinding yang sudah rapuh.

Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau langsung kondisi rumah tersebut bersama Tito Karnavian dan Dadang Hartanto.

Pemerintah menekankan pentingnya memastikan bantuan perumahan tepat sasaran, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Berdasarkan keterangan Kementerian PKP yang dikutip media, perbaikan rumah Ester direncanakan mulai 10 November 2026 dan ditargetkan selesai pada 24 Desember 2026.

Program ini menjadi bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dengan bantuan sebesar Rp20 juta untuk rumah tersebut.

Baca Juga :  Hati-Hati Modus Penipuan Nobar Piala Dunia 2026, Polri Siapkan Hotline 110

Bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak, perbaikan rumah bukan sekadar pembaruan bangunan.

Hunian yang lebih aman dan sehat dapat mendukung kualitas hidup serta memberi ruang bagi keluarga untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Penindakan Narkoba Dilanjutkan dengan Pencegahan

Sebelumnya, aparat gabungan menggelar operasi narkoba di Kampung Ambon dan Kampung Boncos pada 9 Oktober 2026.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 24 orang untuk pemeriksaan, terdiri atas 16 orang dari Kampung Ambon dan delapan orang dari Kampung Boncos.

Polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.

Penanganan terhadap orang-orang yang diamankan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan peran masing-masing.

Sementara itu, upaya pencegahan turut didorong melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk membuka akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi masyarakat.

Rangkaian langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan kawasan rawan narkoba membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Polisi bertugas menindak pelanggaran hukum, sedangkan pemerintah memiliki peran dalam memperbaiki lingkungan, menyediakan layanan sosial, dan memperluas kesempatan ekonomi.

Bagi warga Kampung Ambon, harapan perubahan bukan hanya soal berkurangnya aktivitas narkoba.

Lingkungan yang lebih aman, rumah yang layak, dan kesempatan hidup yang lebih baik juga menjadi bagian penting dari kesejahteraan.

Dadang berharap penegakan hukum dan program sosial dapat berjalan beriringan sehingga Kampung Ambon semakin aman dan masyarakatnya memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI
Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara
Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang
Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan
Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi
Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:58 WIB

21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:27 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang

Berita Terbaru