POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Perusahaan pengembang perangkat lunak ternama, Epic Games, bersiap mengubah aturan lisensi game engine andalannya, Unreal Engine.
Kreator Unreal Engine tersebut berniat memperbarui ketentuan pemanfaatan hasil pembuatan gim untuk melatih model kecerdasan buatan (AI).
Chief Executive Officer Epic Games, Tim Sweeney, menyampaikan rencana pembaruan aturan lisensi tersebut melalui akun media sosial resminya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa lisensi End User License Agreement (EULA) Unreal Engine dan MetaHuman saat ini masih membatasi pelatihan AI.
Oleh karena itu, Epic Games sedang memproses penghapusan klausul larangan tersebut dari dokumen lisensi resmi perusahaan.
Tim Sweeney Menegaskan Hak Kendali Pengembang Serta Isu Kekayaan Intelektual
Tim Sweeney menegaskan bahwa keputusan akhir pemberian izin pelatihan AI tetap berada penuh di tangan para pengembang gim.
Perubahan aturan ini mencakup hasil render visual 3D Unreal Engine hingga struktur animasi dan karakter buatan MetaHuman.
Bagi pengembang AI, aset digital tersebut merupakan sumber data berkualitas tinggi untuk melatih pemahaman visual tiga dimensi.
Namun demikian, pengumuman ini memicu kritik keras karena muncul bersamaan dengan aksi penindakan gim tiruan Fortnite berbasis AI.
Sweeney membantah tuduhan standar ganda dan menegaskan bahwa penindakan tersebut murni terkait pelanggaran hak cipta Fortnite.
Kekhawatiran Komunitas Pengembang Dan Bayang-Bayang Dampak Kebijakan Industri
Rencana perubahan EULA ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan studio gim besar maupun pengembang independen (indie).
Para pengembang mengkhawatirkan perlindungan hak cipta atas karya kreatif yang mereka bangun menggunakan platform Unreal Engine.
Komunitas membandingkan potensi risiko kekecewaan pengembang ini dengan krisis kebijakan lisensi yang pernah dialami Unity sebelumnya.
Selain itu, Epic Games belum membeberkan mekanisme teknis pengumpulan data serta model AI yang akan mereka latih.
Meskipun demikian, Epic Games terus mendorong pemanfaatan teknologi AI guna mempercepat dan mengoptimalkan proses produksi gim modern.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













