POSNEWS.CO.ID, KHERSON – Militer Ukraina mengevakuasi 167 warga sipil dari area terancam di wilayah selatan Kherson pada hari Minggu.
Langkah penyelamatan warga ini berlangsung tepat saat masa jeda pertempuran atau gencatan senjata lokal resmi berakhir.
Proses evakuasi ini terjadi dua hari setelah armada bus membawa keluar para penduduk dari kota Oleshky yang dikuasai Rusia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gencatan senjata lokal selama enam hari di Oleshky terwujud berkat upaya mediasi Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump.
Paus Leo beserta otoritas terkait turut terlibat aktif dalam memfasilitasi dialog kemanusiaan antar kedua negara yang bertikai tersebut.
Masa jeda pertempuran ini menjadi jeda konfrontasi militer lokal terpanjang sejak titik awal invasi penuh Rusia pada 2022 lalu.
Mediasi Diplomatik Dan Koordinasi Ombudsman Kemanusiaan Kedua Negara
Masa berlaku gencatan senjata berakhir tepat pada tengah malam waktu Moskow tanpa menunjukkan tanda-tanda pertempuran susulan.
Ombudsman Hak Asasi Manusia Ukraina Dmytro Lubinets mengonfirmasi bahwa kedua pihak mematuhi seluruh kesepakatan selama masa jeda tersebut.
Dmytro Lubinets bersama Komisioner Hak Asasi Manusia Rusia Yana Lantratova menjajaki peluang untuk melanjutkan upaya kemanusiaan serupa ke depan.
Ukraina mencatat armada evakuasi mengangkut 22 anak-anak serta 21 warga dengan keterbatasan mobilitas yang memerlukan penanganan khusus.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyampaikan apresiasi positif atas kelancaran operasi evakuasi serta koordinasi antar-komisioner hak asasi manusia.
Melania Trump menegaskan melalui akun X bahwa gencatan senjata ini memberikan kebebasan bergerak, bahan makanan, serta air bersih bagi warga.
Perjalanan Berputar Evakuasi Warga Serta Peringatan Bahaya Di Jalur Merah
Para warga Oleshky menempuh perjalanan memutar dari garis depan pertempuran sebelum akhirnya tiba kembali di wilayah Ukraina.
Rombongan pertama menumpang bus menuju Crimea sebelum melintasi Anapa di Rusia dan terbang ke Belarus menuju tujuan akhir.
Yana Lantratova menjelaskan 25 bus serta sembilan ambulans mengangkut warga menuju Crimea sebelum rombongan terpisah sesuai tujuan masing-masing.
Gencatan senjata sejak Selasa lalu memungkinkan tim teknis membersihkan ranjau jalanan serta menyalurkan pasokan obat-obatan ke Oleshky.
Gubernur Wilayah Kherson Oleksandr Prokudin tetap mengingatkan warga agar tidak mendatangi zona merah di sepanjang aliran Sungai Dnipro.
Sementara itu, aksi pertempuran militer tetap berlanjut di area lain yang memicu jatuhnya korban jiwa di Sumy dan Vinnytsia.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













