Driver Ojol Pontianak Dipukul Oknum TNI, Operasi Patah Hidung Dijadwalkan Rabu

Senin, 22 September 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Driver ojol Pontianak, Teguh Sukma Akbar, dirawat di RS Medika Djaya setelah dipukul oknum TNI, patah hidung dan mengalami bengkak di wajah. Dok-Istimewa

Driver ojol Pontianak, Teguh Sukma Akbar, dirawat di RS Medika Djaya setelah dipukul oknum TNI, patah hidung dan mengalami bengkak di wajah. Dok-Istimewa

PONTIANAK, POSNEWS.CO.ID – Teguh Sukma Akbar (48), driver ojek online (ojol) yang dipukul oknum anggota TNI Letda FA, kini masih menjalani perawatan intensif di RS Medika Djaya Pontianak.

Warga Pontianak Barat itu mengalami patah hidung sehingga kesulitan bernapas.

Keponakan korban, Jani Fitri, menjelaskan kondisi pamannya saat ini mulai membaik, namun pernapasan tetap terganggu karena hidung patah dan terdapat darah beku di dalam.

Baca Juga :  34 Pria Tersangka Pesta Gay di Hotel Ngagel Surabaya, Satu Pemodal Diamankan

Sebelumnya, Teguh sempat dirawat di ruang ICU sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap. “Sekarang kondisinya sudah mendingan, tapi tetap susah napas. Perawat tidak berani membersihkan darah beku di hidungnya,” kata Jani, Minggu (21/9/2025).

Korban terlihat masih lemah di ruang perawatan. Bagian pipi kiri bengkak dan mata sebelah kiri tertutup akibat trauma.

“Dokter bilang hidungnya harus dioperasi karena patah parah, takut berdampak ke mata. Ini benar-benar patah hidungnya,” jelas Jani.

Baca Juga :  7 Oknum Brimob Terbukti Langgar Kode Etik Kasus Driver Ojol Dilindas Rantis

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, operasi akan dilakukan pada Rabu mendatang. Saat ini, dokter spesialis yang menangani korban sedang berada di luar kota.

Peristiwa pemukulan ini menjadi sorotan warga Pontianak Barat dan memicu protes terhadap tindakan oknum TNI.

Aparat kepolisian setempat terus memantau proses penyelidikan untuk memastikan korban mendapatkan keadilan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya
Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir
Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu
Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL
Uang Palsu Rp620 Juta Digerebek di Hotel Kemang Bogor, Satu Pelaku Ditangkap
Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri
Pakistan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran di Tengah Eskalasi Total

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:29 WIB

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Aturan dan Sanksinya

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:10 WIB

Pabrik Ekstasi dan Happy Water Digerebek di Apartemen Cipinang, Produksi Puluhan Ribu Butir

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:55 WIB

Polisi Bekuk Pengedar 100 Cartridge Etomidate di Tanjung Priok, Jaringan Masih Diburu

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Israel Perluas Zona Keamanan di Lebanon Selatan demi Redam Hezbollah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:26 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Berita Terbaru