KKB Elkius Kobal Bantai Lima Warga Sipil di Yahukimo Papua Pegunungan

Selasa, 23 September 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Posnews/Ist)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobal kembali mengamuk dan menebar maut.

Dalam dua hari, mereka membantai lima warga sipil di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (20/9/2025) hingga Senin (21/9/2025).

Aksi keji itu berlangsung dua tahap. Pertama, pada Minggu malam pukul 19.00 WIT, saksi berinisial DA melihat dua pekerja sudah tak bernyawa di Jalan Poros Kampung Bingki. Korban terkapar dengan luka bacok dan tembak, darahnya menggenang di aspal jalan.

Setelah itu, para penambang sebenarnya berencana kabur ke Dekai. Akan tetapi, cuaca buruk memaksa mereka bertahan. Situasi mencekam makin parah keesokan harinya.

Pada Senin pukul 08.00 WIT, kelompok Elkius Kobal kembali menyerang di Camp Kali Kulum. Mereka melepaskan panah dan tembakan membabi buta.

Serangan brutal itu membuat penambang panik berlarian. Namun, tiga pekerja tetap tak selamat, tubuhnya tumbang diterjang peluru dan anak panah.

Baca Juga :  Mayat Wanita dalam Kardus di Bandung, Polisi Periksa CCTV

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, memastikan laporan berdarah ini.
“Informasi yang kami terima, lima orang tewas,” tegas Faizal, Selasa (23/9/2025).

Meskipun begitu, Faizal menekankan identitas korban masih diverifikasi. “Kami baru bisa memastikan setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dicocokkan,” ujarnya.

Tragedi ini membuktikan KKB di Yahukimo tidak ragu mengincar warga sipil tak berdosa. Karena itu, polisi bersama aparat gabungan kini bergerak cepat, memburu pelaku sekaligus mengamankan lokasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk
Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 19:53 WIB

Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB