Kasus Utang Berujung Penculikan, Ibu Jadi Otak Aksi di Bangkalan

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JOMBANG, POSNEWS.CO.ID – Kasus penculikan satu keluarga gegerkan Jawa Timur. Anjar Andrianto (29) bersama istri dan putrinya diculik lalu disekap di Bangkalan, Madura.

Para pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena menagih sisa utang Rp 25 juta.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan polisi telah menangkap lima tersangka. Mereka berinisial Moh Zehri (41), Bahar (29), Nur Hidayah (NH), Sidi, dan Zainudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku lima orang. Otaknya inisial NH, perempuan,” tegas Dimas saat konferensi pers di Mapolres Jombang, Kamis (5/3/2026).

Berawal dari Bisnis Rokok Rp 90 Juta

Kasus penculikan di Jombang ini bermula dari pengiriman rokok senilai Rp 90 juta dari Bangkalan ke Cirebon, Jawa Barat.

Baca Juga :  Gangguan Kecemasan: Musuh dalam Selimut

Korban menjalankan perintah NH untuk mengirim rokok, sebagian tanpa pita cukai.

Namun setibanya di Cirebon, truk bermuatan rokok dihadang kelompok yang mengatasnamakan LSM. Karena takut terseret kasus hukum, korban menyerahkan seluruh muatan tersebut.

Akibatnya, NH menuntut korban mengganti kerugian. Korban sudah membayar Rp 70 juta. Meski demikian, sisa utang Rp 25 juta terus ditagih.

“Karena kekurangan Rp 25 juta belum dibayar, NH mengajak empat tersangka lain membawa paksa korban dan keluarganya,” jelas Dimas.

Diculik dan Disekap di Bangkalan

Selanjutnya, para pelaku menculik korban beserta istri dan anaknya, lalu menyekap mereka di wilayah Bangkalan.

Baca Juga :  Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Beruntung, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dan berhasil membebaskan para korban.

Kini, kelima tersangka mendekam di sel tahanan Polres Jombang. Polisi menjerat mereka dengan pasal penculikan dan perampasan kemerdekaan orang, dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun.

Edukasi: Utang Bukan Alasan Lakukan Penculikan

Polisi menegaskan, sengketa utang piutang harus diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan.

Tindakan penculikan dan penyekapan justru memperberat masalah dan berujung pidana serius.

Karena itu, masyarakat diimbau menyelesaikan konflik secara legal agar tidak terseret kasus hukum yang lebih berat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 06:00 WIB

Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang

Senin, 2 November 2026 - 19:49 WIB

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Berita Terbaru

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB

Gedung Putih siapkan perintah eksekutif dan pertahanan hukum untuk antisipasi kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. Simak rincian strategi imigrasi dan anggarannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:30 WIB