Kondisi Yalimo Papua Kondusif, Keributan Dipicu Perselisihan Antar Pelajar

Sabtu, 20 September 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Wahyu Yudhayana pastikan situasi Yalimo Papua Pegunungan kondusif pascakericuhan.
Dok-Polri

Brigjen Wahyu Yudhayana pastikan situasi Yalimo Papua Pegunungan kondusif pascakericuhan. Dok-Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – TNI memastikan kondisi di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, aman dan terkendali pascakericuhan. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana, menegaskan situasi kini sudah kondusif.

Wahyu menjelaskan, keributan bermula dari perselisihan antar pelajar. Karena tidak segera diselesaikan, masalah kecil itu melebar jadi kericuhan.

Awalnya cuma pertikaian anak sekolah. Penyelesaiannya tidak tuntas, lalu melebar jadi lebih besar. Tapi sekarang Yalimo sudah aman,” kata Wahyu saat jumpa pers di Monas, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Dengan situasi kembali normal, masyarakat Yalimo sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Beberapa fasilitas yang rusak juga mulai diperbaiki.

Sekarang perbaikan berjalan. Kerugian material sudah dibenahi, sementara korban luka sedang dirawat,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengenal Thales: Sang Pionir yang Mencari Asal-Usul Semesta dalam Air

Ia menambahkan, enam prajurit TNI AD yang sempat terluka kini kondisinya membaik.

Selain itu, Wahyu mengingatkan pentingnya komunikasi untuk mencegah konflik meluas. “Kalau masalah sudah muncul, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus turun jadi penengah,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB