JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyusul maraknya kasus dugaan keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
“Saya baru kembali dari luar negeri, selama tujuh hari memantau situasi. Sekarang saya akan segera memanggil Kepala BGN beserta beberapa pejabat terkait untuk membahas masalah ini,” ujar Prabowo di Base Ops Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9/2025).
Prabowo menegaskan, program MBG sejatinya menjadi upaya strategis membantu anak-anak yang sulit mengakses makanan bergizi. Oleh karena itu, isu ini tidak boleh dipolitisasi.
“Ini masalah serius, pasti ada kekurangan dari awal. Tapi kita akan selesaikan dengan baik. Jangan sampai dipolitisasi karena tujuan MBG untuk anak-anak yang sehari-harinya hanya makan nasi dengan garam,” tegasnya.
Sebelumnya, Komisi IV DPR RI menemukan penyebab keracunan massal program MBG di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Laporan Dinas Kesehatan setempat menyebutkan sekitar 1.000 anak terdampak sejak Senin (23/9/2025).
Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, menjelaskan penyebab keracunan akibat kesalahan teknis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasak makanan terlalu awal sehingga disajikan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
“Perwakilan BGN menyebut SPPG memasak terlalu awal, sehingga makanan terlalu lama tersimpan. Saya harap kejadian ini tidak terulang,” kata Rajiv.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rajiv menambahkan, pihaknya sangat prihatin dan berharap program MBG di daerah lain bisa berjalan aman tanpa menimbulkan kasus serupa. (red)





















