Pengerusakan Mobil di Apartemen Kebagusan City, Polisi Selidiki Pelaku Penembakan

Minggu, 28 September 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustasi, Kaca mobil retak. Dok: deposhitphotos

Ilustasi, Kaca mobil retak. Dok: deposhitphotos

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan digegerkan aksi pengerusakan mobil misterius.

Sejumlah kaca mobil milik penghuni retak akibat ditembak benda keras diduga peluru gotri.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (27/9/2025) pukul 08.38 WIB di area parkir Tower Selatan C, Apartemen Kebagusan City, Jalan Baung Raya, RT 001/003, Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Metro Jaya pukul 14.45 WIB pada hari yang sama.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Eko Purnomo dan Bima Tak Hilang Usai Demo Ricuh, Ternyata Merantau

Berdasarkan laporan saksi mata bernama Hasbullah, aksi brutal ini bukan yang pertama. Setidaknya sudah terjadi tiga kali pengerusakan, yakni pada 11, 23, dan 26 September 2025.

Mobil yang menjadi korban antara lain:

B-1670-PVI: kaca kiri depan retak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

B-1196-PZY: kaca kiri retak di dua titik.

B-2006-WL: kaca kiri retak satu titik.

B-2769-PBC: kaca kanan pecah.

B-1565-VKT: kaca kiri retak parah.

Bahkan, kaca balkon teras Unit 6C/20 milik Ibu Kartika ikut rusak.

Baca Juga :  Kepala KCP BRI Tewas Dihantam Benda Tumpul, Polisi Buru Rekan Pelaku Debt Collector

Diduga Ditembak Senapan Angin

Polisi menemukan 48 butir peluru gotri di sekitar lokasi. Dugaan sementara, pelaku menggunakan senjata angin atau sejenisnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kasus pengerusakan ini kini ditangani Polsek Pasar Minggu. Aparat masih mengumpulkan bukti dan mengejar pelaku yang membuat resah penghuni apartemen. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB