PWI Kecam Pencabutan Kartu Pers Wartawan Istana Terkait Program MBG

Minggu, 28 September 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir memberikan pernyataan terkait kebebasan pers. Dok: Istimewa

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir memberikan pernyataan terkait kebebasan pers. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dunia pers geger. Kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia dicabut setelah melontarkan pertanyaan seputar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini langsung memicu reaksi keras dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, yang menilai tindakan tersebut berpotensi menghalangi kemerdekaan pers.

PWI Ingatkan Konstitusi dan UU Pers

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa kebebasan pers adalah amanat konstitusi. Ia mengutip Pasal 28F UUD 1945:

“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang tidak boleh dibatasi secara sepihak.

Lebih jauh, Munir mengingatkan Pasal 18 ayat (1) UU Pers, yang menyebutkan:

“Setiap pihak yang dengan sengaja menghalangi atau menghambat pelaksanaan kemerdekaan pers dapat dikenai pidana penjara hingga dua tahun atau denda maksimal Rp 500 juta.”

Baca Juga :  Gelar Ngopi Kamtibmas di Kebon Kelapa, Polisi Bahas Isu Tawuran hingga Narkoba

“Pencabutan kartu liputan wartawan CNN Indonesia hanya karena pertanyaan di luar agenda Presiden jelas tidak bisa dibenarkan. Itu menghambat tugas jurnalistik sekaligus membatasi hak publik memperoleh informasi,” tegas Munir, Minggu (28/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desak Klarifikasi Istana

Munir juga mendesak Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden agar segera memberi klarifikasi resmi. Ia meminta pemerintah membuka ruang dialog dengan insan pers agar kasus serupa tak terulang.

“Kami mendorong BPMI Sekretariat Presiden untuk segera klarifikasi dan duduk bersama dengan wartawan,” ujarnya.

CNN Indonesia Angkat Bicara

CNN Indonesia juga mengeluarkan pernyataan resmi. Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, menyebut ID Pers Istana milik jurnalis Diana Valencia dicabut pada Sabtu, 27 September 2025 pukul 19.15 WIB.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Irjen Pol Suyudi Ario Seto Jadi Kepala BNN di Istana Negara

Petugas BPMI bahkan mengambil kartu identitas itu langsung di kantor CNN Indonesia TV.

“Benar telah terjadi pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia. Pukul 19.15 WIB seorang staf BPMI datang ke kantor kami mengambil ID tersebut,” ungkap Titin.

CNN Indonesia pun telah mengirim surat resmi ke BPMI dan Mensesneg untuk mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.

“Pertanyaan Diana kepada Presiden soal program MBG sangat kontekstual dan menyangkut kepentingan publik. Tidak ada alasan kuat untuk mencabut kartu persnya,” tambah Titin.

Isu MBG Jadi Sorotan Publik

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang Presiden Prabowo Subianto memang tengah menuai sorotan luas.

Kebijakan ini menyangkut jutaan pelajar dan masyarakat penerima manfaat sehingga setiap pertanyaan wartawan terkait MBG dianggap penting untuk publik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL
Uang Palsu Rp620 Juta Digerebek di Hotel Kemang Bogor, Satu Pelaku Ditangkap
Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri
Pakistan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran di Tengah Eskalasi Total
Cuaca Ekstrem Hantam 4 Daerah di Jateng dan Jabar, Ratusan KK Terdampak
Akhir Perburuan Desmond Freeman: Buronan Paling Dicari di Australia Tewas Ditembak Polisi
Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing
Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:26 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:15 WIB

Uang Palsu Rp620 Juta Digerebek di Hotel Kemang Bogor, Satu Pelaku Ditangkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:39 WIB

Pakistan Tawarkan Diri Jadi Tuan Rumah Perundingan AS-Iran di Tengah Eskalasi Total

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:36 WIB

Cuaca Ekstrem Hantam 4 Daerah di Jateng dan Jabar, Ratusan KK Terdampak

Berita Terbaru