Update Tragedi Ponpes Sidoarjo, Tiga Santri Tewas Tertimpa Reruntuhan Musala

Selasa, 30 September 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan membersihkan reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, evakuasi korban 14 meninggal. Dok: Tim SAR

Tim SAR gabungan membersihkan reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, evakuasi korban 14 meninggal. Dok: Tim SAR

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Duka menyelimuti Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Jumlah korban meninggal akibat ambruknya musala tiga lantai kembali bertambah. Hingga Selasa (30/9/2025) pagi, tiga santri dinyatakan tewas.

Berdasarkan data resmi, total 98 santri menjadi korban dalam musibah maut ini. Mereka tersebar di tiga rumah sakit: RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya.

Korban terbaru adalah Mochammad Mashudulhaq (14) asal Surabaya dan Muhammad Soleh (22) asal Bangka Belitung. Mashudulhaq sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Sidoarjo, namun nyawanya tidak tertolong.

Sedangkan Muhammad Soleh, yang sebelumnya kritis dengan luka parah, akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Selasa pagi.

Evakuasi Dramatis

Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan mengungkapkan salah satu santri harus diamputasi di lokasi kejadian karena terjepit reruntuhan.

Baca Juga :  Trump Rebut Kendali Venezuela Lewat Operasi Militer Kilat

“Tim ortopedi dan anestesi langsung melakukan amputasi lengan kiri demi menyelamatkan nyawa korban,” jelas Atok.

Sementara itu, Muhammad Soleh menjadi korban paling parah. Ia sempat mengalami himpitan berat di bagian tubuh bawah sebelum akhirnya meninggal dunia meski sudah dirawat intensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPR Desak Audit Ponpes

Tragedi ini memicu reaksi keras dari DPR. Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania mendesak Kementerian Agama (Kemenag) bersama BNPB dan pemda segera mengaudit kelayakan bangunan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

“Keselamatan santri harus jadi prioritas. Banyak ponpes berdiri di wilayah rawan bencana. Jangan sampai ada korban lagi,” tegas Dini.

Ia menekankan perlunya audit bangunan asrama secara menyeluruh, penerapan standar keamanan yang ketat, hingga pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi santri dan pengelola pesantren.

Baca Juga :  Hujan Ekstrem Ancam Jakarta, Pramono Anung Siapkan WFH dan PJJ Jika Banjir Terulang

Kronologi Musala Runtuh

Musibah terjadi pada Senin (29/9/2025) pukul 15.00 WIB saat santri melaksanakan salat Ashar. Lantai musala yang baru dicor beberapa jam sebelumnya mendadak ambruk. Puluhan santri pun terjebak di bawah timbunan beton.

Kepala Basarnas Surabaya Nanang Sigit melaporkan, 100 santri jadi korban. Sebanyak 99 berhasil selamat, satu meninggal dunia di lokasi, yaitu Maulana Affan Ibrahimafic (15), warga Surabaya.

Pengasuh Ponpes, Abdul Salam Mujib, menyebut musala masih dalam tahap pembangunan. “Lantai tiga baru selesai dicor. Belum pakai genteng, langsung dek beton,” ujarnya.

Hingga kini, petugas gabungan bersama relawan terus melakukan pencarian dan penyelamatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026
Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?
Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow
Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:10 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:55 WIB

Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Berita Terbaru