LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai Tembus 72 Persen, Rampung Tahun Depan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan jalur LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai yang capai progres 72 persen, Oktober 2025.. Dok: Istmewa

Pembangunan jalur LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai yang capai progres 72 persen, Oktober 2025.. Dok: Istmewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai makin ngebut. Hingga awal Oktober 2025, progresnya sudah tembus 72,85 persen.

Detailnya, pekerjaan di Zona 1 (Jalan Pemuda Rawamangun–Jalan Raya Pramuka) mencapai 71,13 persen, sedangkan Zona 2 (Matraman–Manggarai) masih di angka 57,35 persen. Targetnya, tahun depan kereta ringan ini sudah bisa dipakai warga buat aktivitas harian.

Warga sekitar pun sumringah. Mereka berharap LRT Jakarta segera rampung. Salah satunya Zaenudin, tokoh masyarakat Manggarai.

Warga RT 08/10, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jaksel, itu yakin LRT bakal bikin mobilitas lebih gampang sekaligus menata kawasan jadi lebih rapi.

Baca Juga :  Arus Balik Nataru 2026 Padat, 51.165 Penumpang Tiba di Stasiun Daop 1 Jakarta

“Ke depan manfaatnya banyak, warga pasti lebih mudah jalan, ekonomi juga ikut terangkat,” ujar Zaenudin, Kamis (2/10/2025).

Meski sekarang macet akibat proyek, warga tetap sabar. Zaenudin bilang, kemacetan cuma sementara. “Wajar saja macet, itu bagian dari proses. Setelah rampung, lalu lintas normal lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, kelurahan sudah sosialisasi ke warga soal dampak proyek. Semua sudah diberi tahu, mulai dari pola lalu lintas sampai dampaknya bagi lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar, memastikan pembangunan ini bukan sekadar jalur kereta.

Baca Juga :  Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

“LRT fase 1B membuka akses lebih cepat dan mudah, menghubungkan warga Jakarta Timur, Utara, hingga Pusat. Sekaligus jadi langkah kurangi macet dan emisi karbon,” jelasnya.

Menurutnya, proyek ini bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global. “Dari macet ke konektivitas, dari polusi menuju keberlanjutan. Transportasi publik sekarang bukan pilihan, tapi kebutuhan,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Usai bertemu Menhub Dudy Purwagandhi, Senin (29/9), ia menegaskan progres LRT Jakarta lebih cepat dari jadwal.

“LRT Velodrome–Manggarai ini kemajuannya melampaui target,” kata Pramono.  (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?
Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?
Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:06 WIB

3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:18 WIB

Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Berita Terbaru

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB