BGN Wajibkan Rapid Test di Semua Dapur Makan Bergizi Gratis, Polri Jadi Contoh

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan skema Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Posnews/Setpers)

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan skema Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Posnews/Setpers)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan semua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bakal dipasangi perangkat rapid test.

Langkah ini diambil untuk mencegah kasus keracunan makanan yang bisa membahayakan penerima manfaat.

Dadan menegaskan, kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung Presiden sekaligus mencontoh praktik baik yang sudah dijalankan SPPG milik Polri.

“Bangunan yang dikelola Polri itu memenuhi standar yang baik. Bahkan sebelum makanan dibagikan, mereka selalu melakukan rapid test terlebih dahulu,” kata Dadan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Baca Juga :  Polri Kerahkan Armada Udara dari Pondok Cabe untuk Percepat Bantuan ke Aceh–Sumut–Sumbar

Menurutnya, arahan Presiden jelas seluruh dapur MBG harus mengikuti pola pengelolaan seperti dapur Polri, baik dari segi fasilitas maupun prosedur keamanan pangan. “Instruksi Presiden tegas, semua dapur wajib terapkan sistem yang sama,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, menyoroti pengelolaan dapur MBG oleh Polri.

Dengan jumlah sekitar 600 SPPG, dapur Polri terbukti mampu menjaga standar pelayanan. Hingga kini, tidak ada laporan keracunan dari penerima manfaat program tersebut.

Baca Juga :  Polda Metro Bongkar Amunisi Ilegal di Jakbar, OA Ditangkap Bersama Ratusan Peluru

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak penting siapa yang punya dapur, mau politisi, Polri, atau TNI. Yang penting adalah tanggung jawab menjalankan standar yang sudah ditetapkan,” tegas Irma saat rapat kerja bersama BGN dan Menteri Kesehatan.

Irma bahkan menilai, SPPG Polri bisa jadi role model bagi dapur bergizi gratis lainnya. Prosedurnya dinilai ketat, fasilitasnya memenuhi standar, dan pelaksanaannya terbukti bebas kasus. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi
Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru
Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut
Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer
Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran
Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag
Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:30 WIB

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:30 WIB

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:30 WIB