Misteri Wanita Terapis Tewas di Pejaten, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan digegerkan penemuan mayat seorang wanita terapis di lahan kosong belakang gedung jasa ekspedisi, Kamis (2/10/2025) dini hari.

Korban berparas cantik itu ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka goresan di tubuhnya.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menjelaskan jasad korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB setelah mendengar teriakan perempuan. Saat dicek, korban sudah telentang dengan kaki miring ke kanan.

Polisi menyebut, korban mengenakan kaos abu-abu, celana panjang abu-abu, berkulit putih, dan berambut hitam. Di sekitar lokasi, petugas menemukan selendang serta sebuah dompet genggam berisi dua ponsel, iPhone dan Vivo, yang diduga milik korban.

Baca Juga :  KPK Periksa 14 Saksi Kasus Dugaan Korupsi di Pati, 8 Kepala Desa Dipanggil

“Dari olah TKP, terlihat adanya luka tergores pada lengan kiri, perut sebelah kiri, dan dagu korban,” ujar Anggiat kepada wartawan.

Menurut keterangan saksi, sebelum penemuan mayat, terdengar suara teriakan perempuan dari arah ruko Pejaten Office Park. Saksi kemudian mencari sumber suara dan menghubungi koordinator mes terapis.

Dari pengecekan, diketahui ada seorang terapis spa yang tidak berada di mes, hingga akhirnya ditemukan sudah tewas.

Baca Juga :  Pegawai Koperasi PNM Tewas Misterius di Pasangkayu, Polisi Dalami Kasus

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

“Untuk sementara, belum diketahui penyebab kematian korban. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan menunggu hasil autopsi,” tegas Anggiat.

Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan. Kasus ini sontak mengundang perhatian publik karena korban dikenal sebagai terapis spa yang sehari sebelumnya masih terlihat beraktivitas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku
May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago
Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov
Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:36 WIB

150 Massa Bertopeng Bikin Ricuh May Day Bandung, Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:20 WIB

May Day Bandung Ricuh, Massa Bakar Videotron dan Pos Polisi di Dago

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:07 WIB

Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Berita Terbaru

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB