Update Tragedi Ponpes Al-Khoziny, 14 Meninggal, 49 Santri Masih Dicari

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan membersihkan reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, evakuasi korban 14 meninggal. Dok: Tim SAR

Tim SAR gabungan membersihkan reruntuhan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, evakuasi korban 14 meninggal. Dok: Tim SAR

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Tragedi mengerikan menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Gedung ambruk Jumat malam, 3 Oktober 2025 pukul 23.05 WIB, menelan 14 korban meninggal dan membuat santri serta keluarga panik.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, yang akrab disapa Aam, menyatakan tim mencatat total 167 korban, dengan 103 selamat, 14 meninggal, dan satu kembali ke rumah tanpa penanganan medis.

Dari korban selamat, 14 masih dirawat, 89 diperbolehkan pulang, dan satu dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto. Sementara itu, 49 orang masih hilang dan dalam pencarian intensif tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Jabodetabek Akhir Pekan Ini

“Hari ini, tim mengevakuasi 8 jenazah tambahan dari sektor A1 hingga A4,” terang Abdul Muhari. Operasi pencarian berjalan 24 jam penuh dengan dukungan Basarnas, BPBD, TNI-Polri, PMI, Tagana, Damkar, dan relawan.

Pembersihan puing difokuskan di sisi utara bangunan, terutama bagian yang terpisah dari struktur utama. Basarnas membagi area pencarian:

  • A1: sisi depan bangunan
  • A2: area wudhu dengan timbunan reruntuhan tebal
  • A3: sisi timur dengan beton keras menumpuk
  • A4: bangunan terpisah tapi masih berisiko
Baca Juga :  Seres 3 ‘Elegant E-Motion’ Umumkan Harga Resmi di GIIAS 2025 OTR Rp 349 Juta

Setiap kali tim pembersihan menemukan jenazah, mereka langsung koordinasi dengan tim evakuasi, tenaga medis, dan ambulans, agar korban segera mendapat penanganan layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB menegaskan, tim SAR akan terus menggencarkan operasi hingga seluruh korban ditemukan, sementara keluarga korban diminta tetap tenang dan memantau informasi resmi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB