Dana Dipotong Rp15 Triliun, Gubernur Pramono Optimis Jakarta Jalan Terus

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tak gentar meski Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat dipangkas hingga Rp15 triliun.

Ia memastikan pembangunan Jakarta tetap berjalan, dengan semangat optimisme dan langkah pembiayaan kreatif.

Pemotongan DBH membuat APBD DKI Jakarta anjlok dari Rp95 triliun menjadi sekitar Rp79 triliun. Meski begitu, Pramono menegaskan Jakarta tak boleh berhenti membangun.

“Anggaran memang turun, tapi semangat kita tidak. Kami tetap harus dengan senyum dan optimisme membangun Jakarta,” ujar Pramono di Balai Kota, Senin (6/10/2025).

Untuk menutupi kekurangan dana, Pemprov DKI menyiapkan pembiayaan kreatif dan kemitraan strategis.

Pemprov DKI akan membiayai sejumlah proyek melalui skema Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lahan/Lokasi (SP3L).

Baca Juga :  Trump Perintahkan Rilis Dokumen Alien: Tuduh Obama Bocorkan Rahasia Area 51

“Proyek-proyek bisa dikerjakan lewat kemitraan strategis. Kita manfaatkan dana KLB, SLF, hingga SP3L,” tegas Pramono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu proyek yang tetap jalan adalah TOD Dukuh Atas. Pramono memastikan pembangunan itu tidak memakai dana APBD, melainkan lewat kerja sama publik-swasta.

Ia juga menyinggung perlunya mengkaji ulang subsidi besar sektor transportasi. “Subsidi per orang bisa sampai Rp15 ribu. Semua akan kita evaluasi,” katanya.

Tidak Akan Mengganggu Program

Pramono memastikan pemotongan APBD tidak akan mengganggu program prioritas warga, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Kami fokus pada efisiensi dan realokasi. Tapi yang menyentuh langsung rakyat, tak boleh dikurangi,” tegasnya.

Baca Juga :  Begal Modus Pura-pura Diludahi di Cempaka Putih, Motor Pemuda Sukabumi Raib

Efisiensi akan dilakukan pada perjalanan dinas dan anggaran nonprioritas. “Belanja makan-minum dan kegiatan seremonial akan kami tekan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menambahkan bahwa Pemprov sedang menata ulang postur APBD untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal.

“Kita tetap optimistis menyelenggarakan pemerintahan di tahun 2026. Karena itu, kita harus menciptakan creative financing agar layanan kepada masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Suharini memastikan proses reposturing APBD sedang berjalan agar setiap rupiah anggaran tersalurkan sesuai prioritas pembangunan.

“Sekarang fokus kami adalah menata ulang APBD sesuai kebutuhan dan prioritas utama,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk
Komnas HAM Panggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:53 WIB

Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:30 WIB

Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:00 WIB

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Kamis, 19 Mar 2026 - 18:00 WIB