Benda Mencurigakan di Jakarta Pusat Gegerkan Warga, Diduga Logam Reaktif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Percikan api. Dok: Freepik

Ilustrasi, Percikan api. Dok: Freepik

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Penemuan benda mencurigakan mengeluarkan percikan api dan asap tiba-tiba muncul di belakang Pos Satpam PT Kimia Farma, Jalan Budi Utomo No.1, sempat menggegerkan Warga Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kejadian misterius ini sontak membuat karyawan panik dan memicu kehadiran polisi, PLN, Pertamina, serta petugas pemadam kebakaran. Benda tersebut ditemukan terkubur di dalam tanah sekitar pukul 17.30 WIB.

Penemuan bermula saat Widayat Syawaludin, salah satu karyawan PT Kimia Farma, mendapat laporan dari pekerja proyek yang melihat asap dan percikan api keluar dari tanah di lokasi galian sejak Minggu (12/10/2025).

“Awalnya kami kira ada kebocoran pipa gas atau kabel listrik terbakar, tapi ternyata tidak. Setelah dicek, memang ada benda aneh yang mengeluarkan api kecil dari dalam tanah,” ujar Widayat, Senin (13/10/2025) sore

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-17 Siapkan Mental Baja Hadapi Brasil di Piala Dunia U-17 2025

Mendapat laporan itu, Junaedi Alam, penanggung jawab Biro Umum PT Kimia Farma, segera melapor ke Polsek Sawah Besar.

Petugas piket reskrim dan tim identifikasi Polres Metro Jakarta Pusat langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan mendalam.

Pihak Pertamina Gas memastikan tidak ada pipa gas yang tertanam di lokasi tersebut, sementara PLN juga menegaskan tidak terdapat kabel listrik aktif di bawah tanah itu. Tim Damkar pun menyatakan benda tersebut bukan berasal dari bahan mudah terbakar biasa.

Baca Juga :  Kemendag Terbuka Evaluasi Permendag Impor, Dorong Sinergi Lintas Kementerian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga malam hari, benda misterius itu belum bisa diidentifikasi. Polisi masih melakukan penyelidikan bersama tim gabungan untuk memastikan sumber percikan api dan asap. Situasi kini terkendali, namun area sekitar galian dipasangi garis polisi.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim identifikasi. Belum bisa dipastikan apakah benda itu bahan kimia, logam reaktif, atau benda lain,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Kasus penemuan benda mencurigakan ini ditangani oleh Polsek Sawah Besar bekerja sama dengan instansi terkait. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB