Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menertibkan pagar besi tinggi yang dipasang di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Ia menilai pagar tersebut justru memunculkan kesan bahwa situasi keamanan Ibu Kota sedang memburuk.

Pramono memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera berkoordinasi dengan pengelola mal untuk membongkar pagar-pagar yang belakangan ramai dipasang di area pusat perbelanjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya akan segera mengoordinasikan penertiban itu. Jangan sampai muncul citra bahwa Jakarta sedang tidak baik-baik saja,” kata Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga :  Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terkendala Cuaca, Basarnas Kumpulkan 53 Kantong Body Part

Pagar Mal Dinilai Picu Kesan Jakarta Tidak Aman

Menurut Pramono, Jakarta saat ini tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Karena itu, pemasangan pagar besi sebagai langkah antisipasi dinilai tidak perlu dilakukan secara berlebihan.

Ia menegaskan pemerintah ingin menciptakan rasa aman bagi masyarakat, pelaku usaha, pemilik gedung, hingga pengelola pusat perbelanjaan. Untuk itu, langkah yang justru memperkuat kesan ketidakamanan perlu dievaluasi.

Sudah Berkoordinasi dengan Aparat

Pramono mengaku terus berkomunikasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum untuk memastikan stabilitas Jakarta tetap terjaga.

“Saya terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan aparat penegak hukum. Saya meyakini Jakarta aman,” ujarnya.

Kokas dan Blok M Plaza Jadi Sorotan

Sebelumnya, Pramono mengaku telah melihat pagar besi tinggi yang dipasang di sejumlah pusat perbelanjaan, termasuk Kota Kasablanka (Kokas) dan Blok M Plaza.

Baca Juga :  Suvenir Rp 20 M Bikin Geger, Belanja Pemkot Tangsel Jadi Sorotan Warganet

Ia menduga langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dari pihak pengelola.

Meski memahami alasan pengamanan, Pramono menilai kekhawatiran yang berlebihan tidak baik bagi citra Jakarta sebagai pusat bisnis dan aktivitas ekonomi nasional.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan meminta pengelola mal melepas pagar besi tersebut setelah koordinasi dengan pihak terkait dilakukan.

Isu pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal Jakarta sempat ramai diperbincangkan di media sosial menjelang rencana aksi massa pada awal Agustus 2026.

Pemerintah Provinsi DKI menegaskan situasi Ibu Kota tetap terkendali dan mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kekhawatiran yang berlebihan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB