Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar tinggi di sekitar mal dan gedung di Jakarta yang viral di media sosial menjelang isu aksi massa Agustus 2026. (Posnews/Ist)

Pagar tinggi di sekitar mal dan gedung di Jakarta yang viral di media sosial menjelang isu aksi massa Agustus 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Fenomena mal dan gedung di Jakarta memasang pagar setinggi sekitar 2,5–3 meter mendadak viral di media sosial.

Banyak warganet mengaitkan langkah tersebut dengan isu aksi massa besar-besaran pada Agustus 2026, sehingga memicu spekulasi soal kondisi keamanan di Ibu Kota.

Menanggapi hal itu, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta masih aman dan terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini situasi masih dapat dikendalikan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Wedang Jahe, Susu Kunyit, dan 4 Minuman Hangat Lainnya untuk Imun di Musim Hujan

Polisi Belum Terima Surat Pemberitahuan Aksi

Budi menyatakan bahwa hingga kini Polda Metro Jaya belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait rencana aksi unjuk rasa besar di wilayah hukumnya.

Meski demikian, polisi tidak tinggal diam. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya terus memantau penyebaran flyer, poster digital, dan ajakan aksi yang beredar di media sosial untuk memastikan apakah ajakan tersebut hanya sebatas propaganda atau benar-benar mengarah pada mobilisasi massa.

“Kami terus memantau flyer dan ajakan yang beredar untuk melihat apakah benar akan terjadi gelombang aksi,” ujarnya.

Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Selain pemantauan siber, Polda Metro Jaya juga memperkuat langkah antisipasi melalui analisis intelijen terhadap perkembangan situasi keamanan.

Baca Juga :  Bima Cakti Akabri 95 Rayakan 30 Tahun dengan Baksos dan Penyerahan Ambulans

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri telah membentuk Tim Preventive Strike yang melibatkan sejumlah direktorat operasional untuk melakukan mitigasi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Budi menegaskan bahwa polisi akan bertindak cepat, tegas, dan terukur terhadap kelompok yang mencoba memicu kerusuhan atau mengganggu stabilitas keamanan, baik di Jakarta maupun wilayah penyangga.

Viralnya pagar tinggi di sejumlah mal dan gedung memang memunculkan banyak spekulasi.

Namun hingga 31 Juli 2026, aparat menegaskan belum ada indikasi resmi mengenai aksi besar yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di Jakarta. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan
Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:08 WIB

Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:39 WIB

Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:26 WIB

769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Bea Cukai Bongkar Fakta Baru Pilot Malaysia Kurir Narkoba 25 Kg, Diupah Rp220 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Berita Terbaru