Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Pasukan militer Rusia kembali meluncurkan serangan udara masif ke ibu kota Kyiv pada Sabtu dini hari.

Kerusakan Parah Permukiman dan Korban Jiwa

Serangan maut tersebut merenggut sedikitnya tiga nyawa warga sipil.

Gempuran udara juga melukai lebih dari 12 warga lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Kyiv Vitalii Klitschko mengonfirmasi insiden tersebut lewat Telegram.

Reruntuhan rudal merusak gedung apartemen lima lantai di Distrik Solomianskyi.

Hantaman reruntuhan memicu kobaran api besar di halaman gedung.

Baca Juga :  Kekeringan Sungai Donau Singkap Bangkai Kapal Perang Nazi

Petugas menduga reruntuhan menimbun beberapa warga di dalam bangunan.

Gempuran juga meruntuhkan lantai satu dan dua apartemen di Distrik Shevchenkivskyi.

Sementara itu, kobaran api menghanguskan deretan gudang di Distrik Darnytskyi.

Eskalasi Berdarah dan Pelanggaran Ruang Udara Polandia

Serangan Sabtu ini menyusul gempuran masif dua hari sebelumnya.

Serangan udara Rusia sebelumnya menewaskan 10 warga sipil di Ukraina.

Gempuran tersebut juga melukai lebih dari 50 warga lainnya.

Bahkan satu rudal Rusia sempat menerobos ruang udara Polandia.

Oleh karena itu, Presiden Volodymyr Zelenskyy memperhebat tekanan diplomasi.

Zelenskyy mendesak Amerika Serikat dan sekutu Barat menyuplai sistem Patriot.

Baca Juga :  Gangguan di Terminal 1: Polisi Selidiki Tas Tak Bertuan di Bandara Perth

Ukraina membutuhkan rudal penangkis guna mencegat serangan balistik Rusia.

Pembicaraan Zelenskyy dan Keraguan Donald Trump

Zelenskyy melangsungkan pembicaraan telepon bersama Wakil Presiden AS JD Vance.

Zelenskyy membahas hasil pertemuannya bersama Presiden Donald Trump di Washington.

Ia melabeli diskusi di Washington tersebut sangat positif dan produktif.

Zelenskyy menegaskan bahwa pencegat rudal Patriot menjadi prioritas utama negara.

Namun Presiden Donald Trump memunculkan keraguan baru pada Jumat lalu.

Trump memberikan pernyataan mengejutkan saat rapat kabinet di Camp David.

Sebelumnya Trump menjanjikan lisensi produksi Patriot saat KTT NATO di Ankara.

Kini Trump mengaku belum mengambil keputusan final terkait lisensi tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB