Ledakan Rumah Mewah di Cengkareng, 2 Warga Luka Bakar 70 Persen

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan rumah mewah di Cengkareng, Jakarta Barat, menyebabkan dua korban luka bakar parah. Dok: Istimewa

Ledakan rumah mewah di Cengkareng, Jakarta Barat, menyebabkan dua korban luka bakar parah. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Taman Palem Lestari spontan heboh. Mereka keluar rumah begitu mendengar suara ledakan seperti suara bom.

Polisi mengungkap ledakan dahsyat di sebuah rumah mewah di Taman Palem Lestari, RT 13/16 Blok A 27/37, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (15/10/2025) pagi. Penyebabnya diduga tabung gas pink meledak.

“Ledakan berasal dari tabung gas, warnanya pink,” kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, kepada wartawan.

Gultom menjelaskan, dua korban mengalami luka bakar hingga 70 persen, masing-masing laki-laki dan perempuan. Kedua korban kini dievakuasi ke RSUD untuk penanganan medis intensif.

“Korban dua orang, satu laki-laki, satu perempuan. Luka bakar hampir 70 persen, sudah dibawa ke RSUD,” ujarnya.

Ledakan Terekam CCTV

Ledakan terekam kamera pengawas dari rumah di seberang lokasi. Rekaman menunjukkan seorang pria berbaju batik sedang bermain ponsel di garasi. Saat pria itu hendak masuk, ledakan dahsyat menghancurkan rumah berwarna merah muda.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Perpres Ojol, Tarif dan Perlindungan Mitra Jadi Fokus

Sejumlah puing beterbangan, termasuk pagar rumah, yang terlempar akibat tekanan ledakan. Atap halaman rumah hancur, genting berserakan di tanah.

Petugas kepolisian kini memeriksa lokasi ledakan untuk memastikan penyebab pasti dan mengevakuasi sisa puing yang membahayakan warga. Hingga kini, penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada resiko ledakan susulan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB