Sopir Ditikam KKB di Halaman Gereja Yahukimo, Peresmian Ditunda

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gereja GIDI Siloam Dekai, lokasi kejadian penikaman oleh KKB. Dok: Polri

Gereja GIDI Siloam Dekai, lokasi kejadian penikaman oleh KKB. Dok: Polri

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Wilayah Papua terus dibuat bergejolak oleh KKB. Seorang warga yang tengah ikut mempersiapkan peresmian Gereja tewas mengenaskan ditikam.

Pelaku menikam Bahar bin Saleh (55) hingga tewas di halaman Gereja GIDI Siloam, Jalan Poros Logpon Km 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (15/10/2025).

Polisi menduga pelaku adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang ingin membuat onar dan tidak aman bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, menjelaskan korban merupakan sopir asal Bugi. Bahar diserang mendadak oleh orang tak dikenal (OTK) begitu tiba di halaman gereja.

Baca Juga :  Warga Sipil Tewas Diserang di SMP YPK Yakpesmi Dekai, Polisi Buru Pelaku

“Pelaku menyerang dari arah jalan masuk. Meski korban berusaha melarikan diri ke dalam gereja, pelaku mengejar dan menikam berulang kali hingga tersungkur,” jelas Faizal.

Aksi sadis itu tak terhentikan meski kepala suku setempat berteriak menghentikan pelaku. Korban langsung dilarikan ke RSUD Dekai, namun nyawanya tidak tertolong.

“Bahar meninggal dunia akibat luka tusuk parah di perut, dada, dan kepala,” tambah Faizal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Gabungan Kejar Pelaku

Tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo segera melakukan pengejaran, penyisiran, dan pengamanan lokasi sekitar gereja.

Baca Juga :  Bakar Sekolah di Pegunungan Bintang, TNI-Polri Gempur Balik KKB di Kiwirok

Kombes Pol Adarma Sinaga, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, menduga pelaku bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo, yang kerap beraksi di Jalan Poros Logpon Km 4.

Korban menyiapkan peresmian Gereja GIDI Siloam yang dijadwalkan hari ini, namun insiden tragis membuat polisi menunda kegiatan resmi.

“Insiden ini bukti kekejaman KKB yang terus menebar aksi bersenjata tanpa pandang bulu, termasuk menyerang fasilitas ibadah, pendidikan, dan kesehatan,” pungkas Faizal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi
Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru
Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut
Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer
Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran
Posisi Hilal di Indonesia Belum Memenuhi Syarat MABIMS, Ini Penjelasan Kemenag
Arus Mudik Memuncak, Pelabuhan Merak Dipadati 19 Ribu Kendaraan dan 593 Ribu Penumpang

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:30 WIB

Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:30 WIB

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

Israel Hancurkan Jembatan Sungai Litani dan Ratakan Pusat Kota Beirut

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:30 WIB

Sengketa Taiwan di KTT Washington: Jepang Bantah Adanya Pergeseran Besar Kebijakan Militer

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Samoa dan Tonga Minta Bantuan Darurat Selandia Baru

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:30 WIB