Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Luka sejarah yang terbuka kembali. Presiden Donald Trump memicu kemarahan publik Jepang setelah menggunakan narasi serangan Pearl Harbor 1941 untuk membela keputusannya menyerang Iran tanpa pemberitahuan kepada sekutu. Dok: Reuters.

Luka sejarah yang terbuka kembali. Presiden Donald Trump memicu kemarahan publik Jepang setelah menggunakan narasi serangan Pearl Harbor 1941 untuk membela keputusannya menyerang Iran tanpa pemberitahuan kepada sekutu. Dok: Reuters.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – PM Jepang Sanae Takaichi mendarat di Amerika Serikat pada Rabu malam. Ia memulai kunjungan tiga hari yang sangat menentukan. Pertemuan puncak dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih bertujuan memperkuat aliansi kedua negara. Saat ini, perang Iran sedang mengancam stabilitas global.

Takaichi menekankan pentingnya de-eskalasi di Timur Tengah sebelum berangkat dari Tokyo. Hal ini krusial demi keamanan pelayaran dan energi dunia. “Situasi tidak stabil ini akan menyulitkan Jepang, Amerika Serikat, dan seluruh dunia,” ujar Takaichi kepada wartawan.

Ekonomi sebagai “Batu Penyeimbang” Aliansi

Hubungan AS-Jepang tampak stabil meskipun Trump sering menerapkan kebijakan tarif agresif. Kedua pemimpin akan mengonfirmasi implementasi kesepakatan bilateral bulan Juli lalu. Tokyo berkomitmen mengalokasikan $550 miliar untuk proyek strategis di AS. Proyek tersebut mencakup sektor energi, mineral kritis, semikonduktor, dan galangan kapal.

Sumber pemerintah Jepang menyebut investasi batch kedua mencapai 10 triliun yen ($63 miliar). Sebagai imbalannya, administrasi Trump menyetujui pengurangan tarif barang impor dari Jepang. Langkah Takaichi ini bertujuan menjaga relevansi ekonomi Jepang di hadapan prinsip “America First”.

Dilema Selat Hormuz dan Batas Konstitusi

Keamanan Selat Hormuz menjadi poin paling sensitif dalam pertemuan ini. Jepang sangat bergantung pada Timur Tengah untuk 90 persen impor minyak mentahnya. Saat ini, Iran sedang memblokade jalur vital tersebut.

Namun, Jepang menghadapi kendala konstitusional yang ketat. Konstitusi pasifis melarang pengiriman Pasukan Bela Diri (SDF) ke luar negeri jika berisiko terlibat pertempuran. Trump sempat mendesak Jepang mengirim kapal perang untuk mengawal tangker. Namun, ia berubah pikiran pada hari Selasa. Ia menyatakan AS tidak lagi membutuhkan dukungan angkatan laut dari sekutu.

Baca Juga :  Tragedi Maut di Klub Malam Goa: 25 Orang Tewas Terpanggang, Wisatawan Asing Jadi Korban

Menghadapi Dominasi Tiongkok di Indo-Pasifik

Takaichi dan Trump juga membahas visi “Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka”. Visi ini bertujuan membendung pengaruh Tiongkok yang kian meluas. Mereka memprioritaskan kerja sama pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) dan rantai pasok tanah jarang (rare earths). Hal ini menjamin keunggulan teknologi blok Barat.

Kunjungan ini merupakan perjalanan luar negeri pertama Takaichi sejak kemenangan besar partai LDP pada Februari lalu. Trump akan menjamu Takaichi dalam makan siang kerja dan makan malam resmi pada hari Kamis. Sementara itu, Trump meminta Tiongkok menunda rencana kunjungannya ke Beijing akibat konflik Iran yang masih membara.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andy Burnham Menangkan Kursi Parlemen Inggris Utara
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Pemerintah Bersiap Gulirkan Kebijakan Biodiesel B50
Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya
Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan
Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran
Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai
PM Jepang Sanae Takaichi Sukses Jalani Debut Diplomasi G7

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:16 WIB

Andy Burnham Menangkan Kursi Parlemen Inggris Utara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:23 WIB

Pemerintah Bersiap Gulirkan Kebijakan Biodiesel B50

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:46 WIB

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:41 WIB

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Berita Terbaru