Jakarta Gandeng Danantara Bangun PLTSa, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung menjelaskan kerja sama Pemprov DKI dengan BP Danantara dalam pengembangan PLTSa untuk ubah sampah jadi listrik di Jakarta. Dok: Istimewa

Pramono Anung menjelaskan kerja sama Pemprov DKI dengan BP Danantara dalam pengembangan PLTSa untuk ubah sampah jadi listrik di Jakarta. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Permasalahan sampah yang tak kunjung tuntas terus menghantui pemerintah daerah Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta resmi bekerja sama dengan BP Danantara membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Proyek ini jadi langkah besar mengatasi tumpukan sampah sekaligus mempercepat transisi energi hijau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kesepakatan dengan Danantara sudah final. Ia menegaskan Jakarta paling siap dari segi infrastruktur untuk menjalankan PLTSa.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca 30 April 2026: Jabodetabek Hujan, Sejumlah Kota Besar Waspada Cuaca Ekstrem

“Jakarta paling siap, kami sudah berkali-kali rapat dan sepakat dengan Danantara,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (15/10/2025).

Setiap hari Jakarta menghasilkan 8.000 ton sampah, sementara Bantargebang menampung 55 juta ton.

PLTSa ditargetkan mengolah 2.500–3.000 ton sampah per unit, dengan potensi empat hingga lima unit yang mampu menghasilkan 35 megawatt listrik.

Baca Juga :  BGN Evaluasi Motor Listrik, Laptop hingga CCTV untuk Efisiensi Anggaran 2026

Pramono menilai proyek ini akan menarik investor dan membuka peluang kerja sama dengan PLN tanpa perlu tipping fee.

“Kalau harga listrik per kWh sekitar 20 sen, tak perlu tipping fee. Masalah sampah bisa tuntas sekaligus hasilkan energi bersih,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:54 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB