Jakarta Gandeng Danantara Bangun PLTSa, Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung menjelaskan kerja sama Pemprov DKI dengan BP Danantara dalam pengembangan PLTSa untuk ubah sampah jadi listrik di Jakarta. Dok: Istimewa

Pramono Anung menjelaskan kerja sama Pemprov DKI dengan BP Danantara dalam pengembangan PLTSa untuk ubah sampah jadi listrik di Jakarta. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Permasalahan sampah yang tak kunjung tuntas terus menghantui pemerintah daerah Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta resmi bekerja sama dengan BP Danantara membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Proyek ini jadi langkah besar mengatasi tumpukan sampah sekaligus mempercepat transisi energi hijau.

Sekda DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kesepakatan dengan Danantara sudah final. Ia menegaskan Jakarta paling siap dari segi infrastruktur untuk menjalankan PLTSa.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah di Situbondo, 1 Tewas dan 7 Luka Parah

“Jakarta paling siap, kami sudah berkali-kali rapat dan sepakat dengan Danantara,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (15/10/2025).

Setiap hari Jakarta menghasilkan 8.000 ton sampah, sementara Bantargebang menampung 55 juta ton.

PLTSa ditargetkan mengolah 2.500–3.000 ton sampah per unit, dengan potensi empat hingga lima unit yang mampu menghasilkan 35 megawatt listrik.

Baca Juga :  Harga Tiket Timnas Indonesia U-23 di Semifinal Piala AFF U-23 2025 Telah Dirilis

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono menilai proyek ini akan menarik investor dan membuka peluang kerja sama dengan PLN tanpa perlu tipping fee.

“Kalau harga listrik per kWh sekitar 20 sen, tak perlu tipping fee. Masalah sampah bisa tuntas sekaligus hasilkan energi bersih,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok
TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:23 WIB

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:38 WIB

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Berita Terbaru

Permainan izin di jalur energi. Iran menerapkan

INTERNASIONAL

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:38 WIB

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB