426 Siswa SMA 1 Jogja Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur Program Makan Bergizi Gratis. Dok: Istimewa

Dapur Program Makan Bergizi Gratis. Dok: Istimewa

JOGJA, POSNEWS.CO.ID — Meski sudah mendapat atensi dari pemerintah, keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus terjadi. Di Yogyakarta ratusan siswa SMA Negeri 1 Yogyakarta (SMA Teladan) mengalami gejala keracunan massal setelah menyantap menu MBG.

Akibatnya, para pelajar menderita diare hebat dan sakit perut hingga dini hari. Insiden ini terjadi usai para siswa mengonsumsi menu MBG pada Rabu (15/10/2025). Gejala mulai dirasakan Kamis (16/10/2025) dini hari, antara pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.

Kepala SMA Teladan, Ngadiya, mengatakan pihak sekolah baru menerima laporan resmi dari siswa pada pagi hari. Berdasarkan pendataan, sebanyak 426 siswa atau sekitar 43 persen dari total 972 pelajar mengalami gejala keracunan.

“Ada yang diare dua sampai tiga kali, ada juga yang hanya mengeluh sakit perut. Tapi jumlahnya cukup banyak,” ujar Ngadiya, Kamis (16/10/2025).

Ia menjelaskan, para siswa merasakan gejala ketika sedang tidur malam. Sebagian besar kemudian berobat ke fasilitas kesehatan (fasyankes) terdekat, namun tidak ada yang dirawat inap. Beberapa siswa hanya menjalani perawatan di rumah masing-masing.

Ngadiya menegaskan, kasus keracunan massal ini baru pertama kali terjadi di SMA Teladan Yogyakarta. Ia juga memastikan pihak sekolah segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta untuk menelusuri penyebab pasti keracunan tersebut.

Baca Juga :  Pemprov DKI Tutup 6 Gerbang Tol Jakarta Mulai 29 September 2025, Ini Rute Alternatifnya

“Kami sudah melaporkan ke Dinas Kesehatan agar dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan,” katanya.

Adapun menu MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari nasi, ayam saus barbeque, salad, dan pisang.

Pemerintah saat ini tengah meninjau kembali standar kebersihan dan distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, tim medis dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Yogyakarta telah dikerahkan ke sekolah untuk memantau kondisi para siswa yang terdampak. Hingga siang ini, situasi di SMA Teladan berangsur normal, namun sebagian siswa masih dalam pemulihan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan
Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas
Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat
Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius
DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso Usai Serang Petugas dengan Celurit
Bentrok Geng Motor Allstar vs Neverdie di Sukabumi, Dua Warga Jadi Korban Bacok
Lima Remaja Spesialis Pembobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dicokok Polisi
Tragedi KM Mutiara Sentosa 2, Penumpang Selamat Dievakuasi ke Tanjung Perak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Bentrok Geng Motor Allstar vs Neverdie di Sukabumi, Dua Warga Jadi Korban Bacok

Berita Terbaru