Waspada Cuaca Ekstrem, Panas 38°C Siang Hari, Hujan Deras di Malamnya

Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi.  

Cuaca ekstrem melanda berbagai daerah di Indonesia. Siang hari udara terasa panas menyengat, sementara malam hari hujan deras mengguyur tanpa ampun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena ini sebagai tanda peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Pergerakan semu matahari yang kini berada di selatan ekuator membuat wilayah tengah dan selatan Indonesia menerima panas lebih tinggi.

Selain itu, Monsun Australia ikut memperparah peningkatan suhu. Dalam beberapa hari terakhir, BMKG mencatat suhu maksimum mencapai 38°C di sejumlah daerah.

Panas ekstrem terpantau di Karanganyar, Jawa Tengah (38,2°C), Majalengka, Jawa Barat (37,6°C), Boven Digoel, Papua (37,3°C), dan Surabaya, Jawa Timur (37,0°C),” jelas BMKG, Minggu (19/10/2025).

Namun, panas siang hari berubah drastis pada malam hari. BMKG melaporkan hujan deras hingga sangat lebat mengguyur sejumlah wilayah, seperti Belawan (117,6 mm/hari), Deli Serdang (110,4 mm/hari), dan Kapuas Hulu (88,4 mm/hari).

Baca Juga :  Bibit Siklon Tropis 97S Menguat Cepat, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur

BMKG menegaskan, meski siang terasa terik, pembentukan awan konvektif masih tinggi pada sore hingga malam hari. Artinya, potensi hujan deras tetap besar di masa transisi menuju musim hujan ini.

Kondisi atmosfer saat ini juga terpantau sangat labil. Gabungan Gelombang Rossby, Gelombang Kelvin, serta Bibit Siklon Tropis 96W di timur Filipina ikut membentuk awan tebal di banyak wilayah. Selain itu, sirkulasi siklonik di barat Sumatra dan Laut Natuna memicu konvergensi udara yang meningkatkan peluang hujan lebat.

BMKG mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai kilat, angin kencang, dan gelombang laut tinggi.

Baca Juga :  Update Bencana Maut Sumatera: 770 Tewas, 463 Hilang - Polri All Out Evakuasi dan Kirim Bantuan

“Masyarakat sebaiknya rutin memantau prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan memastikan saluran air lancar untuk mencegah banjir,” imbau BMKG.

Daerah Waspada Hujan dan Angin Kencang (19–23 Oktober 2025)

Cuaca Indonesia didominasi awan tebal hingga hujan ringan. Namun beberapa daerah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, seperti:

Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DIY, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Daerah dengan status siaga hujan sangat lebat antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Barat.

Sementara angin kencang berpotensi terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, NTT, dan Papua Selatan.

BMKG memastikan pemantauan cuaca akan terus diperbarui setiap hari untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di seluruh wilayah Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB