Korban Dikeroyok Usai Dijebak Lewat Instagram di Tanjung Priok, Polisi Buru Pelaku

Senin, 20 Oktober 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Waspada bermain media sosial, jangan cepat percaya dan terpancing untuk cepat bertemu. Seperti yang terjadi di kawasan Tanjung Priok.

Aksi pengeroyokan sadis terjadi di Gang Bak Air, RT 001/013, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (18/10/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pria berinisial KP menjadi korban penganiayaan brutal setelah dijebak lewat modus pertemanan di media sosial Instagram. Pelaku diketahui bernama Edo Wardo, yang kini dalam pengejaran polisi.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi Torino Agus, awalnya korban berkenalan dengan seorang wanita lewat Instagram. Mereka sempat saling berkomunikasi dan bertukar pesan pribadi.

Baca Juga :  BNN dan Polda Sumut Musnahkan 1,7 Ton Sabu dan Ganja, 6.014 Tersangka Dibekuk

Korban sempat menanyakan status wanita tersebut. Namun, wanita itu menanggapi dingin dan mengatakan urusan pribadi bukanlah hal yang perlu dipertanyakan.

Beberapa hari kemudian, wanita itu kembali menghubungi korban dan meminta dijemput di lokasi tertentu dengan alasan ingin diantar pulang.

Korban yang tidak curiga langsung menuju lokasi sesuai titik yang dikirimkan wanita itu. Namun, begitu tiba di TKP, korban justru dihampiri sekelompok pria, salah satunya Edo Wardo.

Tanpa banyak bicara, mereka langsung menghajar korban dengan tangan kosong hingga tersungkur.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di wajah, mata kanan bengkak, hidung patah dan berdarah, serta bibir lebam. Warga sekitar sempat melerai dan menolong korban sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara.

Baca Juga :  Kejar-kejaran di Bangli, BNN Ringkus Dua WN Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Kasus ini sedang dalam penanganan. Kami sudah mengantongi identitas pelaku utama dan melakukan pengejaran,” ujar salah satu penyidik Polres Metro Jakarta Utara, Minggu (19/10/2025).

Hingga kini, pihak kepolisian masih menelusuri motif di balik aksi pengeroyokan tersebut.

Dugaan sementara, kasus ini berawal dari jebakan melalui media sosial. Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati berinteraksi dengan orang yang baru dikenal secara online. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB