Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Andriyono, Kepala Regu Gulkarmat Cipayung, Meninggal Saat Jalankan Tugas Pemadaman (Posnews/Humas Gulkarmat DKI Jakarta)

Andriyono, Kepala Regu Gulkarmat Cipayung, Meninggal Saat Jalankan Tugas Pemadaman (Posnews/Humas Gulkarmat DKI Jakarta)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Duka menyelimuti Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta setelah Andriyono, seorang petugas pemadam kebakaran, meninggal dunia saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/8/2026).

Andriyono merupakan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung. Ia mengembuskan napas terakhir ketika operasi penanganan kebakaran masih berlangsung.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya salah satu personel terbaik yang gugur saat bertugas melayani masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak Andriyono yang meninggal dunia saat bertugas dalam penanganan kebakaran di Kramat Jati,” kata Bayu, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga :  Dari Lapas Dikendalikan, Sindikat Narkoba Internasional Disikat Bareskrim di Pekanbaru

Meninggal Saat Menjalankan Tugas

Bayu menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 07.02 WIB. Dinas Gulkarmat kemudian mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan 50 personel, dengan operasi pemadaman dimulai pukul 07.11 WIB.

Api berhasil dilokalisasi pada 11.35 WIB, lalu petugas melanjutkan proses pendinginan untuk mengurai material yang masih berpotensi terbakar.

Dalam operasi tersebut, Andriyono bertugas mencari sumber air dan menyambungkan selang sebagai bagian dari dukungan pemadaman.

Saat menjalankan tugas itu, ia tiba-tiba mengeluhkan nyeri di bagian dada.

Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama dan meminta bantuan medis sebelum Andriyono dievakuasi ke Rumah Sakit Harapan Bunda.

Baca Juga :  Bocah 6 Tahun Diduga Korban Perundungan di Senen, Tubuh Tersetrum Tak Sadarkan Diri

Sempat Mendapat Penanganan Medis

Setibanya di rumah sakit, tim medis melakukan resusitasi jantung paru (RJP). Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil, dan Andriyono dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 WIB.

Bayu menyebut almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, meski saat kejadian ia sedang aktif menjalankan tugas di lapangan.

Gulkarmat DKI Dampingi Keluarga Almarhum

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta memastikan akan mendampingi keluarga Andriyono dan memenuhi seluruh hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepergian Andriyono menjadi pengingat bahwa petugas pemadam kebakaran tidak hanya menghadapi kobaran api, tetapi juga risiko besar yang mengancam keselamatan jiwa setiap kali menjalankan tugas kemanusiaan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September
Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli
Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan
Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat
Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker
Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Semua Sekolah Terapkan PJJ Mulai Senin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jakarta, Ini 5M dari Pramono Anung
Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:24 WIB

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIB

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 September 2026 - 05:51 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 21:17 WIB

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 September 2026 - 17:02 WIB

Abu Anak Krakatau Capai Jakarta, Semua Sekolah Terapkan PJJ Mulai Senin

Berita Terbaru

Penumpang di stasiun kereta api PT KAI.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Jangan Salah Naik, 12 Perjalanan KRL Dibatalkan 7-30 September

Senin, 7 Sep 2026 - 07:24 WIB

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB