Cegah Banjir, BPBD DKI Tabur 1,6 Ton Garam ke Langit Jakarta – Operasi Cuaca 5–10 November

Kamis, 6 November 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pesawat Operasi Modifikasi Cuaca di langit Jakarta untuk cegah banjir. (Posnews/BPBD DKI Jakarta)

Ilustrasi, Pesawat Operasi Modifikasi Cuaca di langit Jakarta untuk cegah banjir. (Posnews/BPBD DKI Jakarta)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta langsung bergerak cepat menjadikan langit sebagai area operasi besar selama lima hari.

Sebanyak 1.600 kilogram garam ditebar ke udara lewat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) demi menahan gempuran cuaca ekstremLangkah ini jadi strategi pamungkas menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mengintai wilayah Jabodetabek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi modifikasi cuaca ini digeber sejak 5 hingga 10 November 2025, terpusat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Tak sendiri, BPBD DKI menggandeng BMKG dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam misi langit yang penuh perhitungan itu.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menegaskan, operasi ini dilakukan sebagai langkah antisipatif Pemprov DKI berdasarkan hasil analisis BMKG yang memprediksi curah hujan tinggi di sebagian besar wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca ini bagian dari strategi mitigasi untuk menekan potensi hujan ekstrem yang bisa memicu genangan, banjir, atau longsor. Kolaborasi lintas lembaga ini memperkuat kesiapan Jakarta menghadapi puncak musim hujan,” tegas Isnawa, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 12 Juni 2026: Jakarta - Bekasi Cerah, Mendukung Aktivitas Warga

Melakukan Penerbangan Setiap Hari

Menariknya, operasi udara ini menggunakan pesawat Casa A-2114 milik TNI AU dengan dua sortie penerbangan setiap harinyapukul 11.30 WIB dan 14.30 WIB. Misi dikawal langsung oleh Lettu Pnb Bintang, Kpt Pnb Fajar, dan Letda Pnb Krisna selaku kru udara.

Adapun lokasi penyemaian awan mencakup Pandeglang, perairan barat daya Pandeglang, hingga perairan barat Kabupaten Serang dengan ketinggian terbang antara 8.000 hingga 10.000 kaki. Total bahan semai berupa garam (NaCl) yang ditebar mencapai 1,6 ton.

Dari hasil observasi lapangan, tim BPBD DKI mencatat awan Stratocumulus mulai terbentuk di wilayah Lebak hingga pesisir barat Banten.

Tak berhenti di situ, awan Cumulus (Cu) pun tumbuh pesat dan langsung disemai intensif di ketinggian 10.000 kaki.

“Kami bahkan mendeteksi presipitasi ringan di wilayah barat Pandeglang saat pesawat melintas. Artinya, bahan semai berhasil memicu pertumbuhan awan hujan sesuai target,” jelas Isnawa.

Baca Juga :  Malaysia dan Indonesia Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Lebih lanjut, Isnawa menegaskan OMC bakal terus menyesuaikan kondisi atmosfer harian yang dimonitor BMKG. Langkah ini penting agar curah hujan bisa diurai ke wilayah perairan, bukan menumpuk di daratan Jakarta.

“Kami pantau terus dinamika cuaca bersama BMKG dan TNI AU. Targetnya sederhana tapi vital — hujan turun terkendali, risiko banjir bisa ditekan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, BPBD DKI juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat diminta menjaga kebersihan saluran air dan drainase agar genangan tidak meluas.

Langkah spektakuler ini menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta benar-benar serius melindungi warganya dari bencana musim hujan.

Dengan operasi langit terencana dan kolaborasi antarinstansi, Jakarta bersiap menghadapi cuaca ekstrem tanpa panik, tapi tetap waspada. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terbaru