Prabowo Minta Komisi Reformasi Polri, Laporan Awal Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Jumat, 7 November 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberi arahan kepada Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie di Istana Merdeka, Jakarta. (Instagram)

Presiden Prabowo Subianto memberi arahan kepada Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie di Istana Merdeka, Jakarta. (Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β€” Untuk mereformasi Kepolisian RI yang diminta masyarakat, Presiden Prabowo Subianto langsung tancap gas agar evaluasi menghasilkan yang terbaik untuk semua.

Usai melantik Komisi Reformasi Polri, Prabowo meminta tim tersebut segera bekerja dan menyusun laporan hasil evaluasi dalam waktu tiga bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menegaskan pihaknya siap melapor langsung kepada Presiden. β€œKomisi ini diharapkan bekerja secepatnya. Minimal tiga bulan sudah ada laporan awal, meski bisa berkembang sesuai kebutuhan,” kata Jimly di Istana Merdeka, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  Zelenskyy Tuding Rusia Gunakan Jeda untuk Timbun Senjata

Menurut Jimly, Prabowo menekankan pentingnya reformasi agar Polri lebih responsif terhadap aspirasi rakyat. Bahkan, Prabowo juga membuka peluang evaluasi terhadap lembaga-lembaga negara lain yang dibentuk pascareformasi.

β€œBeliau menyampaikan, bukan hanya kepolisian yang harus dievaluasi. Semua kelembagaan perlu dikaji ulang, sesuai aspirasi masyarakat dan dorongan tokoh bangsa melalui Gerakan Nurani Bangsa,” ungkap Jimly.

Prabowo juga meminta agar Komisi Reformasi Polri terbuka mendengar suara publik. Tujuannya jelas β€” agar Polri benar-benar melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

β€œTim ini bukan sekadar merumuskan sendiri, tapi harus menyerap aspirasi masyarakat agar hasilnya konkret dan berdampak,” tambah Jimly.

Baca Juga :  Lowongan KAI 2026 Dibuka Hari Ini, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Komisi Reformasi Polri resmi dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 122P Tahun 2025.

Tim berisi tokoh senior lintas bidang, antara lain:

  • Jimly Asshiddiqie (Ketua)
  • Yusril Ihza Mahendra
  • Otto Hasibuan
  • Supratman Andi Agtas
  • Ahmad Dofiri
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
  • Badrodin Haiti
  • Tito Karnavian
  • Idham Azis
  • Mahfud Md

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam mempercepat reformasi Polri agar lebih profesional, transparan, dan berpihak kepada rakyat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon
KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy
Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji
Jadwal Ramadan 2027 Menurut Muhammadiyah: Puasa Mulai 8 Februari
Konflik Papua Memanas, Panglima TNI Tekankan Kolaborasi Lindungi Warga
Lowongan Kerja Google September 2026, Lulusan S1 Bisa Daftar

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy

Senin, 21 September 2026 - 09:07 WIB

Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan

Senin, 21 September 2026 - 07:01 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji

Berita Terbaru

KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang dalam kasus HGB Summarecon.

NASIONAL

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 Sep 2026 - 18:13 WIB