Hansip di Cakung Ditembak Saat Halau Pencuri, Pelaku Utama Dibekuk dalam 12 Jam

Minggu, 9 November 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID  — Pelaku utama penembak hansib di Cakung Barat hingga tewas akhirnya dibekuk polisi. Pelaku ditangkap hanya dalam waktu 12 jam sebelum berhasil kabur ke Lampung.

Korban berinisial AS tewas ditembak oleh pelaku pencurian motor saat berjaga malam di Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11/2025) dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, pelaku ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, saat berusaha menyeberang.

“Dalam waktu 12 jam, pelaku penembakan di Cakung berhasil kami tangkap,” tegas Budi, Minggu (9/11/2025).

Tim gabungan dari Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur kini terus memburu pelaku lain beserta senjata api yang digunakan untuk menembak korban.

Baca Juga :  Dukun Palsu Tipu Korban Miliaran, Polisi Ungkap Modus Ritual Penggandaan Uang

Kronologi Penembakan Brutal

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menjelaskan, penembakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban AS bersama dua rekannya, T (48) dan R (58), tengah melakukan ronda malam dan memantau CCTV lingkungan.

“Korban melihat dua orang mencurigakan sedang mencongkel motor di pinggir jalan,” ujar Widodo.

Tanpa pikir panjang, korban bersama dua rekannya mengejar pelaku dengan sepeda motor. Sesampainya di lokasi, korban menabrakkan motor ke arah pelaku untuk menggagalkan aksi pencurian. Perkelahian pun tak terhindarkan.

Namun, situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku menodongkan pistol dan melepaskan dua tembakan ke arah korban. AS pun ambruk bersimbah darah, sementara kedua pelaku langsung kabur ke arah jalan raya.

Baca Juga :  KPK Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya

Setelah kejadian, warga segera melaporkan insiden ke pihak berwajib. Tim Resmob kemudian bergerak cepat, menelusuri rekaman CCTV dan jejak kendaraan pelaku hingga ke wilayah Lampung.

“Pelaku lain masih dalam pengejaran, termasuk senjata api yang digunakan dalam penembakan,” ungkap Kombes Budi Hermanto.

Korban AS saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi memastikan kasus ini akan diusut tuntas karena melibatkan senjata api dan tindakan kekerasan terhadap petugas keamanan lingkungan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Jerat Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi, Sita Dolar AS hingga Dolar Singapura
Pasukan Rusia Kehilangan Momentum di Garis Depan Ukraina
Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang
Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak
Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya
Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar
Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait
OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Amankan 17 Orang Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:04 WIB

KPK Jerat Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi, Sita Dolar AS hingga Dolar Singapura

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:51 WIB

Pasukan Rusia Kehilangan Momentum di Garis Depan Ukraina

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:49 WIB

Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:53 WIB

Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Kebuntuan di garis depan. Militer Rusia meluncurkan serangan udara masif ke kota-kota Ukraina guna menutupi perlambatan drastis gerak maju pasukan darat mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pasukan Rusia Kehilangan Momentum di Garis Depan Ukraina

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:51 WIB

Ketegangan baru di perbatasan. Hezbollah meluncurkan roket ke Israel sementara serangan udara Israel menghantam area dekat Beirut, menguji kesepakatan damai usulan AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Roket Hezbollah dan Serangan Udara Israel Kembali Guncang

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:49 WIB

Skandal pajak di Capitol Hill. Menteri Keuangan Scott Bessent menolak menjelaskan status imunitas audit pajak Donald Trump setelah pembatalan dana kompensasi USD 1,776 miliar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menkeu AS Scott Bessent Bungkam Soal Imunitas Audit Pajak

Kamis, 4 Jun 2026 - 08:53 WIB