Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 1,3 Km ke Arah Kali Krasak

Selasa, 11 November 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gunung Merapi (Level III SIAGA) kembali meluncurkan awan panas guguran pada Selasa (11/11) sore, dengan jarak luncur 1.300 meter ke hulu Kali Krasak. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Gunung Merapi (Level III SIAGA) kembali meluncurkan awan panas guguran pada Selasa (11/11) sore, dengan jarak luncur 1.300 meter ke hulu Kali Krasak. Dok: Istimewa.

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan pada Selasa (11/11/2025) sore. Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan telah terjadi awan panas guguran (APG) pada pukul 16:29 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dan rekaman video dari pos pemantau, awan panas guguran tersebut meluncur sejauh 1.300 meter (1,3 km) ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Krasak.

Detail Laporan Badan Geologi

Seismograf merekam peristiwa ini dengan jelas. Data dari Badan Geologi mencatat awan panas guguran tersebut memiliki amplitudo maksimum 32 mm dan durasi 106,51 detik.

Secara visual, kamera pemantau di Pos Jurangjero menangkap gambar awan panas dengan jelas. Kolom abu tampak menyelimuti area puncak dan lereng, dengan arah luncuran yang konsisten ke sektor barat daya.

Baca Juga :  Komisi III DPR Minta Kasus Hogi Minaya di Sleman Dihentikan, Jaksa Setuju

Status SIAGA: Imbauan untuk Masyarakat

Peristiwa ini merupakan bagian dari aktivitas erupsi Merapi yang saat ini masih berstatus Level III (SIAGA). Guguran lava dan awan panas masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Terkait hal ini, BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat:

  1. Zona Bahaya Awan Panas: BPPTKG mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya. Saat ini, potensi bahaya utama guguran lava dan awan panas adalah di sektor selatan-barat daya (meliputi Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng) dan sektor tenggara (Kali Woro).
  2. Waspada Lahar Hujan: Mengingat curah hujan di sekitar puncak Merapi masih tinggi, BPPTKG meminta masyarakat mewaspadai bahaya lahar hujan. Ancaman lahar dapat terjadi di sungai-sungai yang berhulu dari puncak Merapi, terutama jika terjadi hujan lebat.
  3. Hanya Percaya Sumber Resmi: BPPTKG juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak terverifikasi. Masyarakat dapat memantau informasi aktivitas Gunung Merapi melalui sumber resmi BPPTKG, Badan Geologi, atau BPBD setempat.
Baca Juga :  Tragedi Perlintasan Prambanan: KA Bangunkarta Hantam Mobil dan Motor, 3 Orang Tewas di Tempat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:20 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Berita Terbaru