Komite Teknokrat Palestina Tiba di Kairo, Siap Masuk Gaza

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 460 nyawa melayang sejak gencatan senjata dimulai. Kini, krisis meluas ke Tepi Barat di mana 25.000 warga Hebron terkurung di rumah mereka tanpa listrik dan roti. Dok: Istimewa.

Lebih dari 460 nyawa melayang sejak gencatan senjata dimulai. Kini, krisis meluas ke Tepi Barat di mana 25.000 warga Hebron terkurung di rumah mereka tanpa listrik dan roti. Dok: Istimewa.

KAIRO, POSNEWS.CO.ID – Langkah konkret menuju transisi pemerintahan di Jalur Gaza mulai terlihat. Saluran berita pemerintah Mesir, Al-Qahera News, melaporkan pada hari Kamis (15/1) bahwa seluruh 15 anggota komite teknokrat Palestina yang baru terbentuk telah tiba di Kairo.

Mereka segera memulai serangkaian pertemuan maraton sebagai persiapan akhir sebelum masuk ke wilayah kantong yang hancur tersebut.

Ali Abdel Hamid Shaath, seorang insinyur veteran dan mantan wakil menteri perencanaan di Otoritas Palestina, memimpin komite ini. Kedatangan mereka menyusul pengumuman utusan khusus presiden AS, Steve Witkoff, mengenai awal fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, perjalanan ini tidak mulus. Seorang sumber Mesir mengungkapkan kepada Xinhua bahwa “hambatan Israel” sempat menunda kedatangan mereka selama satu hari.

Dukungan Regional dan Dewan Perdamaian

Mesir, Qatar, dan Turki secara resmi mengumumkan pembentukan komite ini pada hari Rabu. Ketiga negara menggambarkan langkah ini sebagai perkembangan penting untuk meningkatkan stabilitas dan memperbaiki kondisi kemanusiaan yang kritis di Gaza.

Baca Juga :  Proyek MRT Fase 2 Ubah Arus Sudirman, Rekayasa Lalu Lintas Hingga Oktober 2026

Di sisi lain, pengamat memperkirakan Amerika Serikat akan segera mengumumkan pembentukan “Dewan Perdamaian”. Badan ini nantinya akan mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata dan mendukung upaya rekonstruksi raksasa di Gaza.

Pengumuman ini menyusul pertemuan faksi-faksi Palestina di Kairo yang menegaskan kembali komitmen terhadap gencatan senjata. Mereka juga menyerukan agar Israel menghentikan agresinya dan membuka penyeberangan perbatasan.

Realitas Berdarah di Lapangan

Meskipun diplomasi berjalan di Kairo, realitas di Gaza tetap suram. Mesir, Qatar, Turki, dan AS menengahi gencatan senjata yang rapuh ini, yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Namun, bentrokan di lapangan masih terus terjadi.

Otoritas kesehatan Gaza melaporkan pada hari Kamis bahwa konflik telah menewaskan setidaknya 451 orang dan melukai 1.251 lainnya sejak gencatan senjata resmi bermula.

Insiden terbaru terjadi di “Garis Kuning” (Yellow Line). Militer Israel menyatakan telah membunuh seorang militan Palestina di Gaza selatan yang melintasi garis tersebut dan mendekati tentara dengan cara yang mereka anggap sebagai “ancaman nyata”.

Baca Juga :  Elbridge Colby Tegaskan AS Tidak Terlibat Kematian Khamenei

Sebaliknya, pejabat Palestina melaporkan kematian warga sipil akibat tembakan dan serangan udara Israel. Salah satu korban adalah seorang gadis muda yang tewas pada Kamis malam ketika serangan udara Israel menghantam dua rumah tinggal di Deir al-Balah.

Bahaya “Garis Kuning”

“Garis Kuning” telah menjadi titik konflik yang mematikan. Israel mendeskripsikannya sebagai penyangga keamanan untuk melindungi pasukan yang ditempatkan. Namun, warga Palestina dan kelompok hak asasi manusia membantahnya. Mereka mengatakan bahwa tentara sering kali menembak warga sipil saat mencoba mengakses rumah atau lahan pertanian mereka karena kurangnya penanda fisik yang jelas.

Secara keseluruhan, otoritas kesehatan Gaza mencatat bahwa jumlah korban tewas dari serangan Israel telah mencapai angka mengerikan: 71.441 jiwa, dengan 171.329 orang terluka sejak konflik pecah pada 7 Oktober 2023.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional
Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang
Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda
Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas
Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12 WIB

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan

Jumat, 6 November 2026 - 09:40 WIB

Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Jumat, 6 November 2026 - 08:30 WIB

Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang

Jumat, 6 November 2026 - 07:26 WIB

Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

NASIONAL

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:28 WIB

Kelangkaan NVIDIA RTX 50 Series mendorong produsen GPU di Asia kembali memasarkan RTX 3060 dan RTX 3050. Simak ulasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan RTX 50 Dorong Produsen Memproduksi Seri 30

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:29 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sikap DPR terkait kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Dasco Minta DPR Kawal Kasus Penyadapan Prabowo

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:03 WIB