Pedagang Murka, Peresmian Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Batal Picu Kerugian Besar

Sabtu, 15 November 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang duduk lesu di depan lapak kosong Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung setelah peresmian mendadak dibatalkan. (Posnews/Ist)

Pedagang duduk lesu di depan lapak kosong Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung setelah peresmian mendadak dibatalkan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pedagang Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung (SFKLA) mengamuk terkait Pemprov DKI Jakarta membatalkan peresmian SFKL pada Sabtu pagi (15/11/2025) tanpa tanpa memberikan penjelasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amarah pedagang muncul karena sudah bekerja keras menyiapkan lapak sejak malam sebelumnya. Mereka merasa pemerintah mempermainkan nasib pedagang yang baru direlokasi dari Pasar Barito.

Koordinator JS Eks 96, Yudi, menegaskan pemerintah mengabaikan hak pedagang dengan membatalkan acara tanpa alasan.

Tidak ada alasan jelas. Wakasudin PPKUKM cuma bilang batal tanpa penyebab. Ini bikin kami kecewa berat,” tegasnya.

Ia menjelaskan para pedagang bekerja sampai pukul 22.00, menata barang, membersihkan kios, dan menunggu instruksi yang tak pernah muncul.

Berdasarkan pantauan, lapak-lapak yang semestinya dibuka pertama kali justru kosong total. Pedagang hanya duduk lemas di depan kios baru.

Baca Juga :  Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr: Duel Legenda Tinju Dunia Digelar 2026

Semua pedagang kerja sampai malam. Mereka standby jam sepuluhan, tapi tidak ada pemberitahuan sampai hampir tengah malam,” ujar Yudi.

Situasi makin kacau ketika pedagang baru menerima kabar pembatalan pukul 23.30 WIB, hanya beberapa jam sebelum peresmian.

“Kami sudah capek. Saya tidur jam sepuluh karena harus siap-siap. Tahu-tahu hampir setengah dua belas baru ada japri pembatalan,” jelas Yudi.

Pedagang juga menilai pemerintah mengabaikan prosedur resmi karena tidak ada surat edaran, pengumuman grup, maupun pemberitahuan dari kanal formal PPKUKM.

Solusi Tidak RealistisDiminta Pindah ke Situ Babakan

Pemerintah, lanjut Yudi, hanya memberi solusi pindah sementara ke bazar Situ Babakan. Namun pedagang menolak karena jaraknya jauh dan membutuhkan biaya tambahan.

Baca Juga :  Banjir Jakarta 29 Januari 2026: 52 RT dan 17 Jalan Tergenang, BPBD Siaga

Aneh sekali. Kami sudah capek, masih harus angkut barang lagi, belum tentu dapat tempat. Penundaan juga tidak diberi tanggal pasti,” keluhnya.

Kerugian pedagang langsung terasa. Salah satu pedagang bubur Barito terpaksa membuang dagangannya karena tidak ada acara pembukaan.

Bubur yang sudah dibawa akhirnya dibuang ke bak sampah. Rugi total!” ungkap Yudi.

Koordinasi BurukPedagang Minta Klarifikasi Resmi

Kasus ini memunculkan sederet catatan buruk:

  • Pemerintah tidak mengeluarkan pengumuman resmi.
  • Tidak ada alasan tertulis atas pembatalan.
  • Koordinasi antarinstansi hampir nol.
  • Tidak ada mitigasi kerugian pedagang.
  • Solusi pemindahan lokasi dinilai tidak masuk akal.

Karena itu, para pedagang mendesak Pemprov DKI memberikan klarifikasi terbuka dan menetapkan tanggal baru peresmian agar kerugian tidak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya
Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya
Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan
Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:40 WIB

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:28 WIB

Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya

Kamis, 17 September 2026 - 05:46 WIB

Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor

Rabu, 16 September 2026 - 15:21 WIB

Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh

Rabu, 16 September 2026 - 05:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terbaru

HKC meluncurkan monitor ultrawide Tianqi 43H180C 43,8 inci berasio 24:9 180Hz pertama di dunia. Simak spesifikasi lengkap dan analisis performa GPU di sini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HKC Luncurkan Monitor Ultrawide 43,8 Inci Tianqi 43H180C

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:30 WIB

iPhone 18 Pro, 18 Pro Max, dan Duo resmi mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin 40%. Simak rincian nomor model dan prospek tanggal rilisnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPhone 18 Pro, 18 Pro Max Resmi Kantongi Sertifikasi TKDN

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:44 WIB